Alasan Saya tidak suka MIUI

MIUI OS is kind of joke, really i mean it.

Libur lebaran kemarin saya secara terpaksa harus menggunakan MIUI di device xiaomi saya karena kesalahan update bootloader yang memaksa harus install ulang dengan mode EDL yang itu berarti harus kembali ke OS default yaitu MIUI.

Karena dikejar waktu harus mudik ke kampung saya tidak sempat menginstall custom rom, karena untuk bisa install MIUI nya saja butuh waktu yang lumayan lama. jadilah selama seminggu di kampung saya harus menggunakan MIUI OS untuk yang pertama kalinya setelah beberapa tahun dibuang.

Setelah sekian lama tidak menggunakan OS default ini, saya sempat berpikir mungkin sekarang sudah berubah, sudah lebih baik daripada dulu ketika saya pakai. Tapi ternyata itu hanya khalayan, dari segi tampilan yang tidak pernah berubah dan performa juga yang tidak ada peningkatan setelah sekian tahun. Shame on you xiaomi.

Berikut beberapa alasan saya tidak suka menggunakan MIUI

1. Update lambat

Sebagai orang yang suka membaca berita teknologi, saya sering update tentang berita terbaru perkembangan gadget termasuk berita jika android melakukan update ke versinya yang terbaru. Biasanya di rilis terbarunya android akan menyorot fitur-fitur baru apa saja yang dirilis di versinya yang terbaru. MIUI termasuk lambat dalam mengaplikasikan versi terbaru android ke device produksinya bahkan jika pun akhirnya rilis belum tentu semua device kebagian, biasanya mereka akan mengutamakan device terbaru terlebih dahulu. Tapi bukan cuma itu yang paling saya benci dari update MIUI adalah There's no significant change. bahkan ketika versi android nya naik ke versi yang lebih tinggi tidak ada perubahan berarti dan yang parahnya adalah mereka tidak menyertakan fitur-fitur baru di android yang mereka klaim sudah di update ke yang terbaru, tapi fitur terbaru nya tidak disertakan. wtf

Jadi bagi saya update versi android MIUI itu bullshit belaka, karena mereka lebih suka membuat fitur-fitur buatan sendiri dibanding mengikuti official dari team google. Di forum nya sendiri mereka pernah mengatakan "buat apa fitur-fitur baru itu kalau fitur yang sudah ada pun lebih berguna" begitu kira-kira pendapatnya.

2. Perfroma Baterai

Dibandingkan dengan Custom ROM berbasis CyanogenMod, Rom MIUI sangat boros baterai untuk penggunaan sehari-hari, ini sudah terjadi sejak lama dan ini juga yang merupakan satu alasan saya tidak pernah lagi menggunakannya. Perbedaannya cukup signifikan, bisa ada jarak 2-3 Jam Screen On Time. Mungkin tiap orang memiliki preferensi penggunaan gadget yang berbeda sehingga masalah performa baterai ini menjadi personal tergantung dari cara penggunaan masing-masing.

3. Performa Multitasking

This is the worst part, sampai dengan versi terakhir yang terpaksa saya gunakan seminggu kemarin, performa multitasking nya masih saja busuk seperti dulu. aplikasi di background seringkali di matikan secara otomatis, Tab browser yang harus reload ulang ketika berpindah aplikasi atau berpindah tab, sungguh membuat frustasi. saya sendiri bingung kenapa bagian ini tidak pernah diperbaiki,apa mereka pikir pengguna gadget mereka tidak menggunakan gadget nya untuk multitasking?

Pengalaman multitasking terbusuk saya adalah ketika memiliki tablet MiPad 1 yang digadang-gadang sebagai saingan NVIDA shield tablet karena menggunakan hardware yang sama persis. Tapi pada kenyataan nya itu hanya omong kosong, tablet nya jauh dari kesan gahar , multitasking buruk, performa jauh dari saingannya shield. dan diperparah dengan tidak ada nya support untuk os nya yang stuck di android kitkat dan locked bootloader.

4. Tidak bisa mengunci sinyal

Fitur ini baru saya rasakan ketika di kampung, dimana keberadaan sinyal sangat terbatas di 2G (edge) dan 3G (HSPA), nah masalahnya adalah sinyal H lebih lemah dari sinyal E, dengan "cerdas" nya miui lebih memilih sinyal E yang full signal daripada sinyal H yang hanya satu dua garis. Padahal di menu prefered network nya sudah dipilih prefered 3G tapi tetap saja karena kecerdasan yang luar biasa dia terus berpindah ke 2G.

Sebenarnya masalah ini bisa diatasi jika saja MIUI mengikuti standar google yang menyertakan pilihan 3G only di setingan network tapi karena mereka lebih "cerdas" mereka menghapus option tersebut dari produknya. berbanding terbalik dengan di custom rom berbasis CM misalnya, pilihan network ini diberikan seluas luasnya mulai dari 2G only sampe LTE only, hampir semua pilihan disediakan untuk mengunci signal yang diinginkan.

sebenarnya masih banyak yang bisa di komplain tapi ke 4 hal diatas adalah faktor utama yang paling membuat frustasi ketika menggunakan MIUI. katakan lah layar yang jika di set auto-brightness telat , atau notifikasi ga jelas yang selalu muncul entah apa manfaatnya.

Tapi ada satu fitur yang saya sukai dari MIUI yaitu micloud nya, yang otomatis mengupload semua konten di gadget ke server mereka, selebih nya tidak ada yang saya sukai.


0 Komentar untuk "Alasan Saya tidak suka MIUI "
Back To Top