5 Ciri Master Trader Palsu


Tulisan ini merupakan wujud kekecewaan saya terhadap salah satu trader yang beberapa kali saya quote kata-katanya di blog ini bahkan bukunya saya review. jadi sekitar beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah postingan status socmed dari seseorang yang kurang lebih isinya meminta pertanggung jawaban dari trader ini karena uang nya habis di tradingkan.

Saya baca panjang lebar kasus nya dah saya benar-benar tidak menyangka bahwa trader yang punya banyak buku ini bisa melakukan hal seperti itu. Hal-hal yang dulu hanya saya lihat di orang-orang yang mengaku master padahal kampret. sekilas jadi ingat lagi dengan bukunya dah rasanya ingin saya lempar ke tong sampah atau sekalian saya bakar. Semua kata-kata didalam bukunya rupanya hanya pencitraan, hanya teori yang praktenya ternyata Nol Besar alias bullshit, ibarat kata itu adalah buku bagaimana cara sukses di trading tapi hidupnya sendiri sengsara.

Entah kebetulan atau tidak skandal ini muncul bersamaan dengan kasusnya mario teguh dan anaknya, yang menurut saya punya sedikit kemiripan yaitu sama2 menampilkan diri di publik lewat media sebagai orang yang bijak, mengajarkan yang baik tapi pada kenyataan nya hidupnya tidaklah sebijak perkataannya, apa yang diajarkan tidak sesuai dengan prakteknya. that's fuckin discusting.

Sebenarnya saya sudah pernah menulis beberapa kali tentang fenomena master-masteran ini di blog saya yang lama, dan di blog ini juga disini. jadi tulisan ini akan menjadi semacam rangkuman dari semuanya dan dari pengalaman saya yang terdahulu.

Ciri-ciri master trader Palsu

1. Trading itu mudah
     Dari pengamatan saya terhadap orang-orang yang mengaku dirinya master trader di social media adalah mereka punya satu kesamaan. yaitu mengatakan trading itu gampang, mudah , cemen, dan bahasa sejenisnya. bahkan saking menganggap gampangnya sampai membalik-balik logika seperti contohnya dalam istilah trading ada yang namanya high risk, high return tapi mereka balik menjadi low risk high return. super sekali, ada lagi yang menganggap enteng dengan mengatakan tinggal depo 100 jalanin EA , tinggalin trus jadi avanza, lebih hebat lagi ada yang bilang tinggal liat korelasi antar pair profit ratusan persen, sinting. mereka menempatkan trading itu seperti sebuah pesugihan cepat kaya yang pada akhirnya waktu yang membuktikan ternyata apa yang mereka bacotkan itu tidak terbukti.

Trader yang benar yang saya kenal secara personal orangnya humble tidak suka pamer apalagi sampe bilang trading itu gampang, mudah, semudah menggosok lampu ajaib yg mengeluarkan uang. ketika saya tanya trading itu seperti apa, dia selalu bilang trading itu susah dan kejam, lebih kejam dari ibu tiri, dan dia tidak pernah merekomendasikan orang untuk trading tanpa ilmu yang benar. setiap ada orang yang ingin belajar trading ke dia, dia akan memberi mereka bacaan dari buku trading internasional dan menurut dia mayoritas mundur teratur karena tidak sanggup membaca buku-buku itu. yang lain nya pun begitu, tidak ada satupun trader yang memang benar-benar hidup dari trading itu yang menyombongkan ilmu atau bahkan menjual ilmu tradingnya, salah satunya pernah bilang, "ngapain gue jual, ilmu teknikal yg gue pake ada semua di google" 

Saya tidak tau apakah di media sosial masih ada yang seperti ini atau tidak, karena saya sudah memfilter diri saya dari orang-orang semacam itu di timeline facebook saya tapi jika seandainya masih ada tinggal dilihat saja dari perkataanya apakah sama dengan yang saya jabarkan, jika iya sebaiknya hiraukan saja omong kosongnya.

2.Prestasinya dari jualan materi trading bukan dari tradingnya
    Ada beberapa trader yang memang memiliki passion menulis, apa yang dia tulis biasanya beradasarkan minat dan pengalamannya, dalam hal ini trading. banyak trader yang akhirnya menghasilkan buku yang bagus tapi ga jarang juga ada trader yang menghasilkan buku yang kurang bagus.

Trader sejati tidak akan sibuk terus menerus menulis buku, cukup satu atau dua buku tapi berkualitas, seperti contohnya buku dari Edianto Ong, bukunya tentang Technical analysis for Mega profit benar-benar menjelaskan seperti apa trading yang benar itu, tanpa teori yang aneh-aneh hasil mengarang bebas, sampai sekarang bukunya tersebut masih di cetak ulang karena banyaknya permintaan.

Yang harus diamati adalah apakah dia membuat buku itu sebagai lahan usahanya ataukah memang passion nya menulis? jika dia lebih sering promo buku dibanding trading ya kita bisa nilai sendiri sebenarnya apa kerjanya, apalagi sampai harus menggunakan uang orang lain untuk mencetak buku sungguh tindakan yang sangat tidak terpuji.

ada juga yang membuat pelatihan online yang diadakan oleh seorang internet marketers tapi tidak memiliki pengalaman trading yang memadai, hanya sekadar ikut-ikutan trend yang pada akhirnya mati ditengah jalan, pelatihannya laku hanya karena dia jago dalam mebuat sales letter karena terbiasa di dunia internet marketing yang pada akhirnya pun dia mencampakan pelatihan forex nya dan kembali fokus ke dunia IM.

3.Omongan besarnya tidak sesuai dengan kenyataan hidupnya
    Seorang master kampret biasanya akan punya mulut besar dan berlagak layaknya trader sukses mencitrakan dirinya sebagai trader yang berhasil menaklukan market. tapi sayangnya itu hanya ada di mulutnya saja pada prakteknya dia hanyalah orang kere yang punya mulut besar. Pernah lihat master trader yang sehabis mengisi seminar pulangnya naik angkot? saya pernah. Pernah liat master trader yang udah punya banyak buku ternyata tampilannya lusuh kaya gembel? saya pernah.

Banyak sekali orang-orang yang mengaku trader tapi hidupnya tidak mencerminkan nya. di sosmed berkata trading mudah, trading tinggal klik buy sell doang, tapi kenyataan hidupnya terlilit hutang dan hidup sengsara. banyak lho yang begitu.

4.Mulai menerima uang orang lain untuk ditradingkan
   Ada guru atau master trader yang anda kenal mulai melakukan ini? lebih baik segera balik kanan, sepengalaman saya kalau seseorang sudah mulai menghimpun dana besar tanpa kontrak yang jelas apalagi menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal maka hanya tinggal menunggu waktu sampai tradingnya berantakan dan berubah dari master trader menjadi master kampret.

Beberapa kali saya melihat fenomena ini terjadi terhadap orang-orang yang dianggap master, membuat pelatihan, kemudian ujungnya dia menerima uang dari muridnya untuk ditradingkan. entah karena tergoda uang atau memang kemampuan nya kampret dia akan menerima uang tersebut yang pada akhirnya bermasalah entah itu mc berkali-kali atau uang profitnya dimasukan kantong pribadi tapi akhirnya selalu sama, menghilang ditelan bumi. jika yang dirugikan satu dua orang mungkin dia masih bisa tenang tapi saya pernah melihat satu master yang merugikan banyak orang sehingga di dituntut ramai-ramai sehingga mau tidak mau dia harus mengganti uang mereka dan mengakui bahwa dia bukan lah trader tapi hanya kampret penipu saja.

5. Lebih banyak promo jualan komunitas daripada tradingnya
   Beberapa bulan yang lalu di account fb saya yang lama ramai dengan promo satu komunitas trading, isinya adalah orang-orang yang pernah satu angkatan dengan saya dalam sebuah komunitas trading yang sudah hancur lebur di masa lalu.

Promo nya gencar sekali, rajin men-tag saya dalam postingan mereka mungkin berharap saya akan menanggapi dan bergabung dengan komunitas itu, tapi yang membuat saya tidak sreg adalah poin 1 yaitu dalam setiap postingan nya selalu mengatakan trading itu gampang banget, tinggal klik doang lah, pamer jalan-jalan dari hasil trading lah. banyak sekali yang justru membuat saya kehilangan minat. seperti yang sudah saya bilang saya muak dengan orang yang mengatakan trading mudah.titik

Pada akhirnya komunitas ini pun hancur lebur kembali menjadi debu, dengar-dengar karena salah satu pimpinannya ternyata menjadi kampret yaitu kena kasus poin 4 . mentrading kan uang member-membernya dan kemudian kabur tidak mau bayar. soooo classsic. dan komentar saya untuk mereka cuma satu kalimat "dan terjadi lagiiiii. "dfdsaf%#E#$R/








Tag : forex
0 Komentar untuk "5 Ciri Master Trader Palsu"
Back To Top