500 Days of Summer


Saya menonton film ini sekitar 2 tahun yang lalu atas rekomendasi seorang teman yang katanya sih film bagus. saya bukan tipe orang yang suka dengan film drama cinta apalagi yang cengeng penuh air mata, paling malas untuk ditonton. tapi beradasarkan rekomendasi nya katanya ini bukan drama cinta biasa. so here I am watching drama. :) 

film ini menceritakan tentang seorang pria bernama Tom yang berprofesi sebagai seorang pembuat kartu ucapan di sebuah perusahaan kartu ucapan tentunya. Pada suatu hari ada seorang karyawan wanita baru bernama summer yang bagi Tom merupakan cinta pada pandangan pertama tapi sebaliknya sang wanita percaya bahwa tidak ada yang namanya cinta pada pandangan pertama.  Yang menarik  film ini adalah dari awal narator sudah mengatakan bahwa ini bukanlah film drama cinta dimana biasanya tokoh utama wanita dan pria akan terlibat cinta lokasi dan ending nya hidup bahagia selamanya. tapi uniknya sepanjang film penonton dikecoh oleh alur cerita yang menggambarkan ini adalah sebuah film drama cinta, tapi semakin lama ditonton dan diperhatikan memang benar kata narator, this is not fucking love story.

Dari sekian banyak scene yang ada dalam film ini scene yang memorable bagi saya adalah scene ketika tom diundang ke apartemen summer kemudian adegan dibagi dua bagian layar. layar pertama menggambarkan expectation atau harapan tom dan layar kedua menggambarkan realita yang terjadi. campur aduk rasanya melihat dan merasakan betapa antara harapan dan kenyataan yang dialami tom sangat berbeda jauh. di satu sisi tom berharap dia adalah orang spesial bagi summer yang kemudian dikenalkan kepada teman-teman nya sedangkan kenyataan nya yang terjadi dia tidak lah se-spesial yang dia pikirkan, dia malah ditinggal summer yang asyik berduaan dengan calon suami nya. 


Apa yang saya sangat sukai dari film ini adalah film ini berbeda dari drama lain dan cenderung sangat realistis dengan kehidupan nyata. Sering sekali wanita "impian" kita justru bukanlah orang cocok untuk hidup kita dan bisa jadi dia dan pria lain justru sangat cocok satu sama lain. Terasa sangat tidak adil tapi dalam kehidupan nyata hal seperti ini bukan cuma adil tapi sempurna, dan ingat selalu ada alasan lain dibalik semua nya......

500 days of summer adalah puisi untuk semua pria yang sedang gelisah yang berpikir dia lah satu-satunya orang di dunia yang pernah terseret hidupnya oleh seorang wanita. Ketika semua sudah dikatakan dan selesai, ada satu pelajaran penting yang bisa dipelajari dari kisah pengalaman Tom. "Setiap orang yang kamu temui sepanjang hidupmu entah itu hanya numpang lewat atau sempat dekat untuk beberapa lama, punya tujuan . Pada akhirnya tidak ada yang abadi, hubungan dimulai maka akan ada akhirnya juga. cobalah untuk berterima kasih dan bersyukur atas kehadiran orang-orang yang mengecewakanmu, mematahkan hatimu, membuatmu marah, sedih, mereka semua secara tidak langsung membantumu berproses menemukan jati dirimu yang sebenarnya , terutama kamu summer, bitch.... " 

salah satu quote dari film ini yang saya suka adalah ketika di ending akhirnya mereka bertemu kembali. dia bilang " you know what sucks? realizing that everything you believe in, is complete bullshit" ( kamu tau apa yang paling menyebalkan? menyadari semua yang kamu percaya ternyata adalah omong kosong belaka )





Tag : life
0 Komentar untuk "500 Days of Summer"
Back To Top