Pemikiran kolektif dan korelasinya dengan forex trading -part 2-

Di artikel sebelumnya saya banyak menunjukan poin poin tentang keburukan dari cara berpikir secara kolektif dan sampai lupa kalau ada hal positifnya juga.kamu akan butuh support. trading, jika kamu melakukannya dengan benar bisa jadi sangat sepi. Kebanyakan teman dekat atau teman sepermainan mu dulu kemungkinan besar bukan seorang trader, maka akan sulit bagi mereka untuk memahami apa yang kamu katakan tentang pekerjaanmu dalam sebuah pertemuan.

Hal yang normal jika kamu masih merasakan perasaan ingin diikutsertakan dan dimengerti, maka kamu harus mencari penyaluran yang tepat untuk hal ini.

Mulai dengan mengunjungi forum online tentang forex,gabung dalam komunitas trader nya ikut dialog-dialog ringan sesama trader ( tetap hindari forum yg cuma jadi ajang pamer system atau analisa ). Atau bisa dengan membuat catatan jurnal online sehingga orang-orang yang mempunyai pandangan serupa bisa saling terhubung dengan kita. dengan semakin besarnya cakupan internet, jarak bukan lagi halangan untuk saling terhubung dengan orang-orang dengan cara berpikir yang serupa. dan mungkin jika kebetulan kamu tinggal di kota besar, kemungkinan ada komunitas trader menarik yang bisa kamu ikuti.

di artikel sebelumnya disebutkan bahwa ada pengecualian tentang aturan keluarga dan teman. Salah satu orang paling penting yang harus kamu ajak bicara tentang kegiatan tradingmu adalah pacar atau pasanganmu. Kemungkinan dia tidak akan mengerti sepenuhnya tentang apa yang kamu lakukan tapi dia dari semua orang yg ada disekitarmu, adalah orang yang kamu butuhkan untuk mensupportmu secara emosional dan dia tidak akan bisa melakukannya jika dia tidak mengerti apa yang kamu lakukan.

Mungkin ini tidak akan mudah, saya pernah dekat dengan beberapa wanita di masa lalu dan bagi mereka yang saya lakukan hanyalah melihat angka-angka dan resiko Tapi dengan hanya duduk bersama dengan pasanganmu dan menunjukan padanya apa yang sangat membuatmu bersemangat ketika berhadapan dengan market bisa memberikan efek yang positif secara emosional. Dia tidak perlu menjadi seorang trader juga sepertimu, bukan itu maksud saya, tapi berikan dia pemahaman dasar tentang apa yang sedang terjadi dengan angka-angka itu dan bagaimana caramu memandang dunia dari mata seorang trader sehingga dia bisa sedikit mengerti kamu dan apa yang memotivasi mu dalam bisnis ini.

Kamu harus bisa mengkomunikasikan rasa frustasimu dan rasa bahagiamu ketika berhubungan dengan trading. Dengan begitu pasanganmu pun bisa ikut merasa bahagia ketika kamu melakukan trading dengan baik, jika dia tidak paham sama sekali dan tidak punya pengertian sedikitpun tentang apa yang kamu lakukan, dia tidak tidak akan bisa paham apa arti sebuah kesuksesan bagimu. Atau ketika kamu sedang dalam dalam kondisi market yang buruk hari itu dia tidak akan bertanya-tanya lagi kenapa modd kamu jelek sekali hari itu bayangkan jika dia tidak paham alih-alih mendapat support dia malah akan berubah bagai awan hitam yang semkain membuat hari mu semakin buruk.

komnikasi adalah kuncinya

Intinya, pasanganmu adalah setengah bagian dari dirimu maka selalu ikutkan dia... ketika kamu ingin meyakinkan dia bahwa tidak masalah kamu keluar dari pekerjaanmu saat ini dan mulai trading fulltime atau ketika kamu ingin mengganti pekerjaan dengan yang lebih baik, atau ketika kamu ingin membuat sebuah keputusan finansial yang berhubungan dengan kegiatan trading professionalmu, dia akan mengerti, karena komunikasi yang dilakukan dengan benar.

Mencari Mentor.

Mencari mentor itu bisa dikatakan susah-susah gampang, walaupun dikatakan bahwa jangan terpengaruh oleh faktor eksternal ada faktor eksternal yang memang bagus dan bisa meningkatkan kemampuan kamu sebagai trader salah satu nya dengan mencari mentor yang tepat.

seperti apa mentor yang tepat, itu pertanyaannya tapi secara simpel carilah orang yang akan mengajarimu "bagaimana cara mencari ikan" ( metode,strategi,dan mindset ) bukan orang yang memberikanmu ikan gratis ( sinyal,tips,dan sejenisnya ).

ada beberapa kriteria hal yang perlu kamu lihat dari seorang mentor.

- Fokus dalam konsistensi menjalankan satu strategi
  kalau kamu menemukan mentor yang mempunyai banyak sekali strategi trading, lebih baik lupakan dia.

- Mampu melihat sebuah strategi trading secara objektif, tidak hanya bisanya membangga-banggakan metodenya,karena seorang professional trader mudah beradaptasi dengan strategi yang berbeda di market yang berbeda dan mengerti tidak semua orang berpikir sepert dia.

- Memiliki kemampuan untuk mengatakan apakah sebuah strategi itu bekerja atau tidak dan bisa mengatakan apa saja hal hal yang harus kamu stop because its not working.

- Mampu untuk menjelaskan kesalahannya dalam catatan tradingnya tanpa memberikan alasan-alasan yang tidak masuk akal bagi seorang professional. SEMUA trader pernah membuat kesalahan, yang penting mereka bisa bertahan dan belajar dari kesalahan itu.

- Mampu untuk membimbingmu mengenai kehidupan trader yang sehat, trader professional tidak akan menyarankan mu memelototi chart 24 jam.

- memiliki teori mendasar tentang harga, karena dalam trading itu yang paling penting. hindari mentor-mentor yang menawarkan berbagai macam indikator aneh-aneh apalagi EA. believe me it's never working.

Ada satu jenis mentor yang sebaiknya langsung kamu hapus dari kehidupan tradingmu, yaitu mentor yang hanya mengajarkan sistem yang kaku,menjual sinyal,dan berpikir bahwa tidak ada sistem lain selain punya dia yang berhasil.pernah bertemu dengan yang seperti itu? segera hindari jangan buang-buang waktu dan uang mu. apalagi mentor yang hanya mau memberikan sinyal BUY dan sinyal SELL harian, cepat-cepat delete pertemanan mu dengan nya jangan sampai orang lain mempengaruhimu dengan cara ini ( ini penting sekali, serius )

Intinya sekali lagi, cari lah panutan dari orang yang memang tertarik untuk mengajari mu bagaimana mencari ikan bukan memberikanmu ikan.

seorang mentor haruslah orang yang mengajarkanmu untuk berdiri sendiri,masuk kedalam market dan keluar dengan profit yang berasal dari strategimu sendiri tanpa bantuannya.

trading berdasarkan sinyal atau analisa mentor bukanlah cara belajar yang baik. mengikuti strategi mentor secara buta tanpa memahaminya bukan pula cara trading yang baik.dan bahkan belajar dari beberapa analisa yang sudah dibuat seorang mentor pun tidaklah cukup. kamu harus menemukan mentor yang bisa memberikan mu kemampuan untuk berpikir sendiri berdasarkan apa yang sudah kamu pelajari.

Ada beberapa contoh:

Katakan ada beberapa orang yang mempunyai masalah dengan motivasi dan disiplin, hal ini akan menjadi titik kemunduran dalam karir trading mereka. Seorang trader yang berpotensi untuk dijadikan mentor akan cepat menyadari hal ini lebih awal dan dia akan mencoba membantu memperbaiki mindsetnya atau mungkin tidak tertarik sama sekali karena mungkin hanya buang-buang waktu.

beberapa orang masih belum paham benar konsep probability dan ekspektasi.dan lagi, dibandingkan berdebat tentang sebuah kesalahpahaman ( banyak orang yang keras kepala jika merasa strateginya diserang/dikritik dengan berbagai cara ) seorang guru yang baik seharusnya bisa menunutun melalu sebuah melatih cara berpikir dan menjelaskan konsep dasar yang bisa membantu orang itu untuk memahami lebih baik lagi.

ada juga orang yang percaya bahwa martingale ( atau orang yang selalu melakukan averaging down untuk selalu menghindari loss ) adalah kunci menuju kekayaan....tapi jika dan hanya jika balance nya cukup besar untuk terus melakukan averaging double lot down, mengharapkan market akhirnya akan bergerak cukup jauh sesuai dengan posisi awal mereka atau minimal hanya sekedar BEP atau sedikit profit.

maka telitilah sebelum memilih mentor.

Cari murid

Tahap berikutnya adalah carilah murid, bagikan apa yang kamu tahu. bukan berarti saya menyarankan kamu untuk menjadi mentor, tapi dengan membagi apa yang kamu tahu tentang market walau hanya dengan membuat blog sederhana atau thread forum sangat penting untuk menajamkan skill tradingmu.

bukan berarti kamu membuka semua trading strategimu tapi Kebanyakan professional mengasah kemampuan trading mereka dengan mengajari orang lain. kamu benar-benar akan memperkuat pehaman dirimu sendiri tentang materi trading yang sudah kamu pelajari dengan mengajarkannya kembali ke orang lain. otak kita sangat hebat dalam membuat ikatan-ikatan memori yang lebih kuat ketika mengajarkan sesuatu kepada orang lain.

( jika kamu masih belajar atau newbie, mungkin hal ini tidak cocok denganmu. bagian ini untuk trader berpengalaman yang ingin terus meningkatkan performa tradingnya dan fokus dengan skill tradingnya. Tapi sebagai trader baru, kamu juga bisa melakukan hal ini, tapi harus diingat batasi hanya yang kamu ketahui dan tahu kapan harus memberikan referensi atau materi lain ketika dihadapkan pada pertanyaan yang diluar kemampuanmu)

ingatkan semua orang yang belajar darimu bahwa kamu tidak akan memberikan mereka sinyal trading,dan kamu juga tidak akan menyarankan membuka posisi di market manapun. Jika mereka hanya ingin dibuatkan analisa tentang satu market atau lain nya maka kamu tidak sedang mengajari mereka, mereka hanya ingin seseorang membuatkan keputusan untuk mereka sehingga mereka tidak perlu membuat keputusan. hindari "murid" seperti itu atau setidaknya jelaskan kepada mereka bahwa mereka harus berpikir independen bukan tergantung oleh orang lain.

kamu akan mendapat berbagai respon, beberapa akan berpikir kamu tidak mau memberikan mereka sinyal karena kamu tidak bisa trading atau sistem yg kamu ajarkan hoax. cuekan mereka dan ingat dari mana mereka berasal ( suatu tempat dimana mereka tidak bisa membuat keputusan sendiri atau ingin orang lain trade untuk mereka ). Kamu tidak mengajari mereka untuk menjadikan mereka kaya dari analisa yang kamu buat, satu-satunya orang yang akan membuat mereka profit adalah diri mereka sendiri, kamu ada diposisi itu hanya untuk mempertajam intuisi tradingmu sendiri, tidak lebih. jika mereka tidak setuju dengan hal ini, lebih baik mereka pergi dan daftar di mentor yang memang menjual signal.

pikiran kolektif, jika sudah dijinakan dan digunakan dengan benar bisa menjadi aset. mengenali alasan kenapa kamu ingin mencari validasi dari luar tentang pilihan tradingmu dan mengapa itu hanya akan menghambatmu. Berusaha terus maju kedepan untuk menjadi trader yang benar-benar independen. sharing ini mentalitas ini dengan yang lain, balance mu akan berterima kasih padamu 10 tahun lagi.




Tag : forex
1 Komentar untuk "Pemikiran kolektif dan korelasinya dengan forex trading -part 2-"
Back To Top