Holocaust, ketika kebencian menguasai manusia

Pagi ini saya membaca sebuah postingan di reddit tentang seorang survivor dari peristiwa holocaust di jerman tahun 1939, jujur hati saya sebagai seorang manusia merasa sakit membaca nya, bagaimana bisa manusia berperilaku tidak manusiawi terhadap manusia lain hanya karena perbedaan Ras dan agama. Survivor ini bernama Ben Lesser seorang yahudi jerman yang sempat mendekam di kamp konsentrasi Auschwitz dimana jutaan yahudi dibantai oleh nazi jerman atas dasar kebencian Ras.

Berikut saya ingin mengutip beberapa cerita beliau yang berformat tanya jawab tentang pengalamannya selama berada disana dan tentang kehidupannya setelah bebas dari kamp yang menurut saya pribadi sangat menginspirasi dan bisa menjadi renungan bagi kita, bahwa manusia ketika diliputi oleh kebencian kolektif akan kehilangan akal dan jati dirinya sebagai manusia.

lets begin.....

askreddit.
JuiceBuster: "Siapa orang yang membebaskan anda dan bisakah anda bercerita bagaimana perasaan anda ketika pertama kali bertemu dengan mereka dan apakah anda masih sering bertemu dengan mereka?

IamBenLesser: " oh iya, ketika pertama kali bertemu, mereka tampak seperti Tuhan bagi saya, saya dibebaskan oleh tentara Amerika, dan setiap tentara itu terlihat bagaikan Tuhan bagi saya, saya tidak pernah tahu bagaimana cara saya berterima kasih kepada mereka. Dan saya sudah pernah bertemu dengan yang membebaskan saya itu secara kebetulan di Universitas Tennesee, saya bertemu dengan 2 orang yang pernah membebaskan saya di Dachau saya benar-benar tidak bisa berkata apa-apa ketika bertemu dengan mereka mereka bercerita tentang apa yang mereka temukan di Dachau,kekejaman yang terjadi. dan saya hanya bisa duduk disana sambil berpikir "mereka lah yang telah menyelamatkan hidup saya, mereka yang telah membebaskan saya!" dan ketika tiba giliran saya berbicara, saya berjalan menghampiri mereka dengan kaki yang bergetar dan saya memeluk mereka sambil berkata : "kalian dua orang laki-laki sejati yang telah menyelamatkan hidup saya,kau membebaskan saya, saya tidak akan ada disini tanpa kalian".  ya ya ada 2 orang pembebas saya yang pernah saya temui dan sampai sekarang kami masih sering kirim kabar."

Spoonsy: "Terima kasih sudah bercerita, dan terima kasih sudah bertahan hidup selama 70 tahun. Bagaimana pengalaman pertama anda ketika tiba di Amerika tahun 1947?"

IamBenLesser:" ketika saya pertama kali datang, saya benar-benar bahagia. saya terpesona, semua sangat membahagiakan bagi saya. pertama kali ketika tiba di pelabuhan New York,kemudian melihat gedung-gedung pencakar langit, gaya hidup new york yang belum pernah saya lihat sebelumnya semuanya benar-benar mengagumkan bagi saya.  maka saat itu saya berjani pada diri sendiri :" ini akan menjadi hari pertama dalam hidupmu, sejak hari ini, hanya akan ada satu tempat yang akan kamu tuju yaitu : KESUKSESAN. saya akan membangun keluarga, saya  akan melakukan semua yang saya bisa dengan segenap tenaga untuk sukses di negara ini, United States of America"

"dan ini adalah kesan pertama saya ketika tiba di Amerika, saya suka dengan apa yang saya lihat, saya bertemu dengan orang-orang yang sangat hebat dalam industri,bisnis dan memiliki keluarga yang harmonis... saya menghargainya. saya cinta dengan apa yang saya lihat di Amerika, saya menjadi orang Amerika di dalam hati saya yang paling dalam. maka saya mengadopsi Amerika, dan saya senang Amerika telah mengadopsi saya, mengizinkan saya untuk menjadi bagian darinya, dan menjadi penduduk Amerika."

flaccid_gorilla_cock: "selamat malam ben, sebagai seorang yang selamat,apakah anda pikir anda bisa memaafkan pihak-pihak yang telah menyebabkan pembantaian ras yahudi? jika iya, apa yang membuat anda memaafkannya, jika tidak apa yang harus dilakukan untuk bisa dimaafkan. "

IamBenLesser: "okay, pertanyaan yang sangat bagus.  jawabannya adalah tidak, kenapa?  saya tidak bisa memaafkan orang-orang yang terlibat secara langsung dalam kejadian holocaust tersebut,jelas sekali tidak akan pernah bisa saya maafkan. saya pikir memaafkan atau tidak bukan tergantung oleh saya tapi seluruh korban. Mereka harus memaafkannya. Tapi jujur saya tidak bisa melupakannya.

Jawaban yang lain adalah : Saya tidak menyalahkan anak-anak dari dosa ayahnya. yang artinya saya tidak memiliki dendam sedikitpun kepada orang jerman yang sekarang. mereka tidak bersalah dengan apa yang telah terjadi. dan bagi saya kita semua adalah bagian dari  manusia. jadi entah kamu itu orang jerman,perancis, atau Amerika.... entah kamu itu dari satu agama katolik, Yahudi, protestant, semua tidak masalah. kita semua adalah manusia dan saya menghargai semua orang selama mereka tidak menunjukan dirinya orang yang penuh kebencian atau racist. selama mereka tidak mengulang kekejaman di masa lalu.

saya menghargai mereka. saya mentolernasi mereka, menurut saya sangat indah sekali ketika kita berbeda, jadi saya harap ini menjawab pertanyaan mu."

black_flag_4ever: "seberapa frustasi anda menanggapi kenyataan bahwa ada sebagian orang yang menyangkal bahawa holocaust itu pernah terjadi?"

IamBenLesser: "hmmm.. saya  yakin mereka sebenarnya tahu lebih banyak, saya yakin mereka lebih baik dari itu, ingatlah bahwa jika sebuah kebohongan itu terus menerus diucapkan dalam jangka waktu yang lama,maka orang-orang akan mulai percaya dengan kebohongan itu. Karena tidak ada dalam sejarah yang pernah didokumentasikan sebagai Holocaust itu sendiri. jadi bagaimana mungkin mereka tetap menyangkalnya?

Eisenhower, ketika dia berkunjung ke camp, dia memerintahkan tentaranya, semua tentara bersenjatanya untuk mengambil foto, sebanyak mungkin sebisa mereka dari semua yang mereka lihat, kekejaman yang terjadi karena suatu hari akan ada orang-orang yang menyangkal bahwa hal ini pernah terjadi. tidak pernah sama sekali.  jadi dia cukup pintar kan dan akhirnya jutaan gambar telah terdokumentasikan dalam foto dan film, jadi apa gunanya lagi penyangkalan?. mereka mempengaruhi anak-anak muda yang kurang pengetahuan, tidak berpendidikan.

ini lah mengapa pendidikan itu sangat penting. karena orang-orang di negara yang tidak punya kesempatan untuk mengetahui kebenarannya bisa mulai yakin kalau hal ini pernah terjadi dan mulai mempercayainya. ya mereka para anti-semit, orang-orang yang benci dengan orang yahudi."

highselfofsteam:"anda adalah orang luar biasa yang telah hidup cukup lama dan mengalami banyak hal-hal yang ekstrim. adakah suatu kejadian di hidup anda yang paling melekat di ingatan anda saat ini?"

IamBenLesser: " dalam ingatan saya?, hmmm... hal terburuk yang paling melekat dalam ingatan saya adalah ketika kami tiba di Auschwitz , kemudian mereka berkata : "wanita dan anak-anak di kanan, pria di kiri" dan waktu itu saya sedang memegang tangan adik laki-laki saya Tully dan kakak perempuan saya Goldie, dan kami terpisah begitu saja.... dan kami tak pernah saling bertemu lagi sejak itu".

"dan ketika saya mengetahui dimana mereka saat itu dibawa, dan apa yang terjadi dengann mereka, itu merupakan mimpi buruk bagi hidup saya. saya tidak bisa percaya ketika ada yang mengatakan kepada saya bahwa mereka ( adik dan kakak saya ) adalah debu-debu yang kami lihat waktu itu, debu yang berasal dari api yang membara.... itu adalah orangtua kami, ibu kami, ayah kami, anak dan kakak adik kami... semua telah menjadi debu...

ini adalah salah satu momen yang sangat mengerikan dari hidup saya, ketika saya menyadari kakak perempuan dan adik laki laki saya telah mati dibakar...sampai saat ini saya sering tidak habis pikir dan belum bisa percaya. dan tentu saja masih banyak kenangan yang lain. memiliki anak perempuan pertama, kedua dan pernikahan bahagia saya dengan istri tercinta selama 64 tahun, banyak sekali memori yang indah di hidup saya, walaupun dimulai dengan kekejaman diawalnya."

electicenginer:"Apa tujuan nazi memindahkan orang dari kamp ke kamp?"

IamBenLesser: "well, tidak ada tujuan yang jelas,kecuali ketika kami tiba di Auschwitz kami digiring di camp pekerja. dan camp pekerja tersebut waktu itu dibuka karena mereka sedang membutuhkan pekerja di suatu tempat bernama yang disebut "Dunhau". Itu adalah sebuah tempat dimana kami bekerja di dalam sebuah tambang batu. mereka membutuhkan orang untuk membuat batu kerikil. tapi kami berpindah dari kamp ke kamp, alasan kami berpindah pindah sejak tiba di Durnhau adalah karena pasukan musuh semakin mendekat.

Kami bisa mendengar tembakan meriam di malam hari,ketika pasukan musuh mulai mendekat dan pada suatu hari ketika kami bangun tidur dan telah bersiap untuk bekerja, tiba-tiba orang di speaker berkata "KALIAN TIDAK AKAN BEKERJA HARI INI, CAMP INI TELAH DIEVAKUASI". mereka membariskan kami, dibagi menjadi 5 baris dan membawa kami bergerak keluar dari sana. kejadian itu disebut dengan death march ( konvoi kematian ) alasan disebut seperti itu karena jika kamu tidak bisa bergerak cepat mengikuti yang lain maka kamu akan ditembak, sepanjang hari saya mendengar suara pop,pop,pop tembakan senapan ke kepala. dan begitulah cara kami bisa sampai ke camp berikutnya yang disebut dengan Buchenwald. dan dari Buchenwald kami dikumpulkan untuk dikirimkan ke Dachau dengan kereta-kematian ( death-train ).

menjelang akhir, mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan dengan kami, atau dimana mereka akan menempatkan kami,maka mereka menempatkan kami di dalam kereta-kematian itu ( kami menyebutnya begitu karena sepanjang perjalanan menuju tujuan kami, kebanyakan orang mati karena kelaparan dan penyakit ). Ketika kami tiba di Dachau-ini sangat mengejutkan saya, karena saya baru mengetahui dari sebuah film yang saya tonton berjudul "Night Will Fall"- film ini dibuat oleh mantan tentara yang dibebaskan lewat jerman, dan mereka datang ke kamp tersebut, mereka banyak mengambil gambar dibelakang garis perang, mengambil gambar tentang semua-ketika mereka datang ke berbagai kamp yang berbeda, mereka melihat kekejaman dan kemudian mengambil gambar. film itu sempat dilarang ditonton oleh umum, ditulis oleh tentara inggris. Mereka menyimpan film tersebut didalam berangkas selama 70 tahun.

 Kekejaman itu sangat tidak bisa dipercaya, dalam film dokumenter yang berjudul "Night Will Fall" itu mereka menunjukan sebuah kereta dengan 3000 mayat yang kurus. Hanya 17 orang yang selamat dan bisa berjalan hidup ke dalam camp tersebut 3 hari sebelum pembebasan oleh pasukan Amerika. Ketika saya mendengarnya dan menontonnya di film itu.... semua terasa seperti tersambar petir, karena saya adalah salah satu dari 17 orang itu, dan sepupu saya yang bersama saya waktu itu pun termasuk didalamnya. sepupu saya meninggal di pelukan saya, di malam pembebasan. artinya hanya 16 orang yang tersisa. saya baru berumur 16 tahun saat itu.

 kebanyakan orang yang selamat berusia sekitar 20,30 atau 40 tahunan . maka tiba-tiba saya menyadari mungkin saat ini sayalah satu-satunya korban selamat yang masih hidup. Kemudian saya mencoba melakukan pengecekan, anak perempuan saya mencoba mengirim email kepada petugas di jerman - kamu tahu, orang jerman ternyata menyimpan catatan tentang semua hal. saya bertanya dari 17 orang yang selamat dari kereta kematian itu, berapa orang yang masih hidup saat ini? mereka menjawab "cuma 1 orang, Ben Lesser" betapa mengejutkan hal ini ketika saya mendengarnya, saya menyadari saya harus melakukan semua hal yang saya bisa, karena inilah pesan yang dititipkan para survivor lain kepada saya untuk  mengajar, berbicara, memberi pelajaran apapun yang saya bisa tentang Holocaust. saya rasa saya mengemban kewajiban ini karena saya sangat beruntung bisa selamat. saya berdoa kepada tuhan semoga saya bisa melakukannya beberapa tahun kedepan."

jewylewis:"hai ben, terima kasih sudah berbagi cerita ini ke seluruh dunia,bagaimana menurut anda tentang stautus yahudi di Eropa saat ini?"

IamBenLesser: " tentang status yahudi di eropa saat ini? sangat suram, saya membaca tentang hal tersebut sepanjang waktu, dan sepertinya gerakan anti-semit telah mengambil alih, walaupun tidak secara terbuka seperti dulu. tapi apa yang sedikit mengganggu saya secara pribadi adalah di jerman sendiri merupakan hal yang lumrah bagi para elit jerman untuk membuat lelucon yang cenderung menyalahkan segala sesuatu kepada yahudi.

 hal seperti ini lah yang menjadi pemicu segalanya. Hitler dan Nazi nya tidak memulainya dengan pembunuhan, bukan dengan hal seperti itu semua dimulai. semua itu dimulai dengan kebencian dan propaganda. dan semua ini terjadi lagi saat ini tentu tidak secara ekstrim seperti dulu. Tapi menurut pendapat saya pribadi, jika saya diizinkan untuk mengatakan ini-saya secara pribadi merasa bahwa hanya ada satu ras di dunia ini, dan itu adalah ras manusia.

kita semua manusia. tapi rupanya ada setan-setan kecil yang hidup disetiap diri manusia, kita harus berhati-hati jangan sampai setan tersebut keluar. kita semua manusia yang sama. saya pikir juga orang-orang nazi tidaklah terlahir sebagai monster, pasti mereka mempunyai keluarga yang dicintai,mereka orang yang terdidik, jadi.. manusia bisa berubah menjadi menjadi seperti itu (kejam ) dengan mudah hanya dengan kata-kata dari mulut ke mulut. Hitler adalah orator yang handal, kemudian dia mengecam, dan dengan begitulah kebencian ini dimulai. dan sekarang hal itu seperti ingin dimulai lagi, dengan lelucon kecil tentang yahudi, lelucon kecil tentang semua masalah yang disebabkan oleh yahudi , dengan cara yang halus. dan ini terjadi lagi hampir diseluruh dunia,hal ini pun sudah menjadi hal yang lumrah. hal ini sangat membuat saya kesal, sangat kesal....

tentu saja salah satu faktornya dimotori oleh Agama dan hal lain.... Tapi Kenapa?
Kenapa kita tidak bisa saling bertoleransi dan menghargai agama lain?/
Kenapa kita tidak bisa hidup saling berdampingan?
dan saling menghargai, apapun agama mu.
lihatlah keindahan dari hal itu, kenapa kita selalu mencoba dan merubah orang lain untuk menjadi seperti kita, atau seperti kalian?

keindahan di dunia ini adalah karena kita berbeda, - kita berpikir berbeda, -kita memiliki keyakinan yang berbeda, kita memandang sesuatu dengan beda.... dapatkah kamu bayangkan jika kita semua terlihat sama? dan kita mempercayai suatu hal yang sama? seperti yang pernah diinginkan oleh hitler?
semua akan menjadi membosankan, dunia menjadi tempat yang membosankan. kita menjadi tidak lebih dari seperti semut yang mengikuti pemimpinnya.

Dan ya, saya sangat kesal dengan apa yang sedang terjadi saat ini. dan inilah mengapa saya melakukan lebih dari apa yang bisa saya lakukan. siang dan malam, saya kurang tidur, memikirkan apa yang bisa saya lakukan, untuk menyampaikan pesan ini sampai ke lebih banyak orang.

dan inilah kenapa pergi ke sekolah itu sangat penting, mengapa pendidikan itu sangat penting.
Karena kebencian hanya ada dimana orang-orang tidak tahu dan bodoh karena kurang pendidikan yang cukup (ignorant). maka masing-masing dari kita harus ikut bertanggung jawab, untuk menjalani hidup dengan melawan kebencian. kenyataannya kebencian itu ada diluar sana, bahkan dalam tindakan seperti bullying misalnya atau kampanye politik kotor,menyetir ugal-ugalan, semua hal tersebut menyumbangkan kontribusinya dalam membentuk sebuah lingkungan yang penuh kebencian.

dan kebencian hanya akan ada diantara orang-orang yang tidak tahu dan tidak peduli dengan kebenaran ( ignorant ) maka kita harus menyediakan secara terus menerus pendidikan tanpa kebencian.
dan dalam melakukannya,kita bisa berkontribusi dengan menyembuhkan orang lain , menghargai orang lain, menyembuhkan dunia, semua itu harus melalui pendidikan dan pendidikan tersebut harus melalui mentor yang mempercayai toleransi,dan respek. jadi kita juga harus hati-hati memilih mentor.

ramon_von_peebles: " Hallo pak lesser, terima kasih telah membuat thread ini, saya adalah salah satu peserta dalam seminar anda bersama dengan jimmy gentry di konferensi studi holocaust di Middle state university tahun 2013.  saya ingin berterima kasih atas partisipasi anda dengan menjadi salah satu pembicara. kata-kata tidak bisa mengungkapkan betapa mengharukan cerita yang anda kisahkan.

pertanyaan saya adalah bagaimana cara anda untuk terus maju?, dengan penderitaan dan horror yang harus anda derita -dari death march ke Buchenwald sampai ke perjalanan kereta kematian ke Dachau- sangat sulit untuk dipahami. di hari yang gelap gulita tersebut bagaimana cara anda menemukan kekuatan untuk bertahan? pernahkah anda berpikir untuk menyerah untuk mengakhiri penderitaan tersebut? . Fakta anda tidak menyerah dan berhasil selamat dari kekejaman tersebut sangat menginspirasi. tapi tidak hanya itu,sekarang anda mencoba untuk mengekspresikan pengalaman mengerikan itu dengan menulis dan berbicara di publik sehingga generasi muda jaman sekarang bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi ketika holocaust. bagaimana caranya anda menahan memori tersebut di pikiran anda, dan bagaimana anda memotivasi diri anda untuk melakukan hal itu, terima kasih.

IamBenLesser:" well, jawaban dari pertanyaan kamu adalah sangat sederhana, manusia secara natural akan mengatasi/mengalahkan kekejaman dan kesulitan yang dilemparkan kepadanya.
tapi saya pikir saya bukanlah orang yang berbeda dengan kalian sehingga bisa melewati semua itu, setidaknya ketika saat itu.

saya tidak terlalu banyak berpikir,saya hanya ingin bertahan hidup. melewati hari demi hari dengan menyingkir dari tatapan mereka, mencoba untuk tidak terlihat mencolok karena mereka ( saya tidak tahu harus menyebut mereka apa ) monster-monster itu, selalu mencari alasan untuk menarik keluar salah satu dari kami dan kemudian membunuhnya untuk dijadikan contoh bagi yang lain.

jadi saya harus bersikap diam, dan mencoba untuk selalu mematuhi apapun yang mereka perintahkan dan tidak berbuat sesuatu yang menarik perhatian atau terlihat mencolok dengan cara apapun. jadi....jika saya tidak terlihat penting,mereka tidak menarik saya keluar untuk dijadikan contoh. hal ini mungkin menjadi salah satu alasan kenapa saya bisa bertahan hidup. dan saya dari dulu selalu dan sangat.... bagaimana ya menyebutnya?... saya sangat antusias dengan kehidupan itu sendiri

saya belum pernah punya kehidupan sebelumnya, sebelum saat itu, dan apapun yang saya miliki saat itu seperti terhalang di pikiran saya. saya tidak ingat lagi tentang tahun-tahun yang indah sebelumnya. jadi bagi saya, hidup itu sangat penting. dan saya harus melakukan apapun yang mungkin dilakukan  untuk tetap bertahan hidup,dengan tidak memberikan mereka ( para monster ) alasan untuk menarik saya keluar dan membunuh saya.

well... saya sangat bersyukur kepada tuhan yang telah memberikan saya kekuatan dan kesehatan untuk membagi cerita ini.dan saya berharap sampai beberapa tahun kedepan saya bisa terus melanjutkan hal ini. karena ini adalah sesuatu yang harus dilakukan.

semuanya dimulai 20 tahun yang lalu,atau 25 tahun lalu kira-kira. dimulai ketika cucu saya yang mengundang saya untuk berbicara di sekolahnya. sebelumnya saya selalu diam, saya memendam semuanya sendiri. saya pikir kenapa harus melibatkan anak-anak kita dengan semua tragedi itu? saya ingin mereka tumbuh sebagai anak amerika yang normal. tidak merasakan rasa bersalah atau sejenisnya. maka saya tidak terlalu banyak berbicara banyak tentang hal tersebut. tapi cucu saya meminta saya untuk datang ke sekolahnya dan berbicara mengenai hal itu.

Dan setelah itu saya datang ke Las Vegas, Nevada. dan saya bergabung dengan Grup survivor holocaust dan agen pembicaranya meminta saya untuk ikut berpartisipasi , maka saya ikut. dan saya tidak pernah berhenti berbicara sejak itu. saya merasa harus menyampaikan semua ini,saya harus melakukan sesuatu lebih dari sekedar berbicara.

Aelintari : "saya punya beberapa buku tentang Holocaust dan saya sudah menonton beberapa dokumenter tapi saya belum pernah cukup beruntung untuk berbicara langsung dengan yang bertahan hidup dari kejadian itu. saya ingin bertanya, apa sebenarnya yang terjadi di dalam kereta-kematian? apa yang anda ingat tentang situasi didalamnya apakah anda ditumpuk didalamnya tanpa air dan makanan berhari-hari? bagaimana caranya orang-orang didalam buang air? apakah ada anak-anak dan bayi didalam? tolong digambarkan seperti apa situasi didalamnya apakah ada yang berusaha untuk kabur? terima kasih.

IamBenLesser: " okay, untuk menjawab pertanyaanmu tentang kereta kematian,mereka mendorong kami untuk memasukinya. yang pertama adalah ketika menuju Auschwitz dan yang kedua ketika menuju ke Dachau.
sebagai informasi, 80 orang didalam satu gerbong kereta adalah hal yang mungkin dilakukan tapi faktanya kebanyakan orang membawa serta barang-barang berharganya bersama mereka.karena mereka diberitahu bahwa mereka akan di relokasi di tempat lain, dan orang-orang yang fisiknya kuat akan dipekerjakan,anak-anak akan disekolahkan,dan para orang tua akan diurus... maka jadinya mereka membawa semua barang berharga mereka yang masih bisa dibawa.


Jadi, dengan buntelan dan koper kecil yang mereka semua bawa ,didalam gerbong  jika seseorang ingin duduk maka seseorang lain harus berdiri. Dan kondisi sanitasinya, yang kami semua punya disana hanya 2 ember di pojok gerbong. penuh dengan air ketika pertama kami masuk. dan ketika airnya habis maka tidak ada yang tersisa. maka yang tersisa yang kami miliki untuk fasilitas sanitasi adalah 2 ember kosong tersebut. jadi kamu bisa membayangkan 80 orang menggunakan 2 ember itu. ketika embernya mulai penuh, mereka terus mengisi nya dengan kotoran sampai tumpah dan mengotori lantai kereta. bayangkan saja satu hari, dua hari, tiga hari, dengan semua kotoran itu dilantai .... pada kondisi ini,kami justru bersyukur orang-orang membawa barang bawaannya sehingga kami bisa duduk atau jongkok diatas bundelan itu dibandingkan harus duduk dilantai yang penuh kotoran manusia.

Kondisinya sangat tidak terbayangkan, kami memiliki beberapa bayi juga didalam,ibu hamil, orang tua, orang sakit, dan mereka saling berteriak dan memaki. terus seperti itu.... kondisinya sangat tidak bisa dipercaya.beberapa orang sekarat, mereka sudah tidak tahan lagi dengan penderitaan dan kemudian menyerah.
Hari pertama, kedua, ketiga...... akhirnya kami sampai di Auschwitz , saat itu disebut Ausfhwenchiem dalam bahasa polandia ( saya tau susah mengejanya kan ) . anyway,saya tidak mau terlalu detail, tapi untuk menjawab pertanyaanmu, kondisinya sangat tidak tertahankan. setelah tiga hari mereka membuka gerbang membiarkan udara segar masuk dan membiarkan kami keluar. dan untuk menjawab pertanyaanmu, ya semua itu sangat tidak manusiawi, saya memperkirakan beberapa orang mati setelah hari itu, orang-orang muntah mencium bau busuk dari dalam gerbong . sangat tidak bisa dipercaya. semua itu sangat sangat tidak manusiawi. tapi mereka tidak peduli mereka membawa kami pun untuk dibunuh."

nickeynickey123: "pada tahun-tahun sebelumnya, kapan anda menyadari bahwa rezim nazi ini akan menjadi masalah yang sangat sangat besar?

IamBenLesser: " Pada tahun 1939, ketika perang dimulai, saya baru berumur sekitar 10 setengah tahun. saya tidak tau banyak tentang politik. tapi ketika tahun 1938 ada Kristalnacht di jerman. dan kemudian sebenarnya kami tau apa yang terjadi dengan adanya organisasi itu, dimana para yahudi mulai dilarang untuk melakukan ini dan itu, semua toko-toko milik orang yahudi di jerman dan austria dibobol dan dilempari kacanya, dan pemiliknya ada yang ditarik keluar kemudian dipukuli sampai mati dan dikirim ke Dachau ( saat itu Dachau hanya sebuah penjara).

dan banyak sekali rumah-rumah orang yahudi yang dirampok dan mereka pun membakar kuil-kuil yahudi, tempat ibadah, dan banyak sekali kuil - kuil yahudi di austria benar-benar dibakar sampai habis. dan semua itu bukan dilakukan oleh genk atau orang liar yang tidak jelas seperti hooligans tapi oleh orang pemerintahan atas perintah pemerintah. dan mereka benar-benar diperintahkan untuk membakar semua kuil dan tempat ibadah. dan para pemadam kebakaran hanya berdiri menjaga rumah yang berada di sebelah kuil supaya tidak ikut terbakar tapi membiarkan kuil itu terbakar begitu saja.

jadi semua itu terjadi ketika saya berumur kurang lebih 9 tahun setengah, dan saya tidak mengerti dengan semua itu.kalaupun orang tua saya tau sesuatu tentang hal itu mereka tak akan memberitahu kami. saya berasal dari keluarga besar beranggotakan 7 orang yang harmonis, dan dari semua keluarga saya, hanya saya dan kakak perempuan saya Lola yang selamat. Lola 5 tahun lebih tua dari saya dan sayangnya dia telah meninggal beberapa bulan yang lalu. dia seniman yang sangat cantik, tinggal di new york dan hasil karyanya masih tersimpan di museum diseluruh dunia, termasuk di jerusalem.. tapi untuk menjawab pertanyaan apakah saya tau apa yang sedang terjadi? jawabannya tidak, kami memiliki kehidupan yang indah sampai akhirnya neraka itu hadir dibulan september 1939.

deleted: " Hello tuan lesser, saya Erin christian dari STEM High and academy, dan anda akan berbicara di sekolah kami pada tanggal 30-31 maret ini. terima kasih atas kesempatannya. saat ini saya sedang bersama dengan murid saya dari kelas 7 yang sudah mendaftar untuk ikut dalam acara ini. mereka punya beberapa pertanyaan
apa yang anda makan di camp?
seberapa kasar orang-orang di camp?
apakah pernah dihukum atas kesalahan orang lain?

IamBenLesser:"oke... kami makan sangat sedikit. apapun yang kami bisa. apapun yang diberikan pada kami. dan percaya pada saya, apapun yang mereka beri untuk kami makan, bukanlah makanan untuk manusia. tapi sehari-hari biasanya kami mendapat beberapa iris - mungkin 3-4 iris roti. dan mereka memberi kami sedikit margarine. rotinya terbuat dari setengah bubuk kayu... bukan dari gandum murni atau sejenisnya. rotinya setengah bubuk kayu, tapi cuma itulah makanan yang bisa kami cerna. dan selain sedikit margarine biasanya disertai dengan lebih sedikit lagi liverwurst ( saus liver / hati) sangat sedikit. Mereka memberi mu secukupnya hanya untuk membuatmu tetap hidup, karena mereka membutuhkanmu untuk bekerja. dan jika kamu sakit kemudian mati-- itu sudah jadi rencana mereka dari awal!. tapi selama kamu masih bisa bekerja, mereka akan membiarkanmu hidup.
sebenarnya agak sedikit aneh, karena beberapa tahun yang lalu ketika budak merupakan hal yang umum di dunia ini, kamu memberinya makan yang banyak, kamu ingin mereka tetap sehat dan bekerja keras. tapi nazi, memberi kami makan yang bahkan untuk burungpun tidak akan cukup. Dan selama kamu hidup mereka menggunakan setiap ounce dari tenagamu untuk bekerja.  dan jika kamu mati, itu sama sekali tidak masalah. atau mereka menembakmu, memukulimu sampai mati, tak ada yang tau apa yang akan mereka lakukan.

jadi makanan sangat tidak banyak, mereka memberi kami sedikit sesuatu yang mereka sebut "kopi" -terbuat dari gandum hanya saja ini dalam bentuk cairan panas. kadang mereka memberi kami sup juga, dan kamu tidak akan berani mencari tau apa yang ada didalam sup itu, karena kalau kamu tau apa yang ada didalamnya perutmu akan sakit. sebagian besar sup nya hanyalah air tapi jika kebetulan orang yang bertugas membagi sup adalah teman mu atau orang yang kamu kenal, mereka akan menyiuk lebih dalam untuk mendapatkan beberapa bahan sup supaya kamu bisa makan tidak hanya air. tapi justru yang didapat kadang-kadang isinya tikus, atau beurit . biasanya kamu akan kaget saat pertama kali, mereka melempar apa saja kedalamnya. tapi semua itu tidak pernah cukup, kami lebih sering kelaparan dibanding kenyang.

well, petugas camp nya sendiri sebenarnya tidak kejam, tapi pemimpin mereka lah yang kejam. mereka sangat sangat kejam. di Auschwitz contohnya mereka akan membiarkan kami berdiri selama satu jam di pagi yang beku dan satu jam lagi ketika malam hari. dan menghitungmu , menghitung dan terus menghitung... sebenarnya tak ada tujuan jelas dari semua itu...

Tujuan mereka hanya ingin memisahkan antara yang kuat dan yang lemah jadi dengan begitu mereka membuatmu berdiri selama satu atau dua jam, dan jika kamu sedikit saja menunduk atau mencoba duduk kaki mu akan sedikit bengkak karena dipukul dan mereka akan menarikmu dari barisan kemudian menembakmu atau mengirimu ke Rumah sakit dimana disana kamu akan dirikim lagi ke kamar gas atau tempat apapun untuk menyingkirkanmu.

mereka hanya ingin orang tinggal disana untuk bekerja. untuk bisa tetap bekerja kamu harus tetap sehat dan kenyang, tapi mereka tidak peduli. mereka selalu mendapatkan orang baru yang lebih segar dan kuat, sangat berat sekali.  mereka mempunyai banyak sekali metode penyiksaan. sebagai contoh di Auschwitz mereka akan menyuruh kami untuk berbaris di udara yang membeku dan mereka punya permainan kecil-mereka akan berkata "buka Helm mu!" dalam bahasa jerman. maka kamu harus tetap fokus dan memperhatikan dan segera membuka helm dan kamu harus memukul lenganmu ke kakimu dengan helm itu.

yang mereka ingin dengar adalah satu suara, jika satu orang saja telat satu detik mereka langsung ingin tau siapa itu,dan kemudian mereka akan menariknya dari barisan dan memukulinya sampai mati, atau memberi mereka cambukan.... dan kadang mereka akan menarik seseorang tanpa alasan yang jelas. dan terus seperti itu buka pasang helm berulang ulang keatas kebawah, semua itu cuma permainan bagi mereka. para capos ( orang-orang didalam camp yang bertugas menjaga kami ) mereka bisa melakukan apapun yang mereka inginkan.

tidak ada aturan disana, jika orang normal punya ide gila atau khayalan liar, maka mereka akan langsung mempraktekannya ke manusia. apa yang mereka pedulikan? membunuhmu, atau tidak membunuhmu?

kami  bekerja sangat keras di tambang, pekerjaan utama kami adalah mengolah sebuah bongkahan batu besar yang berasal dari gunung yang di bom, dan adalah tugas kami untuk memukul nya dengan sebuah palu untuk menghancurkannya dan menjadikannya bongkahan kecil. kemudian melemparkan hasil kerja kami ke atas mobil untuk dibawa ke mesin penggiling untuk dijadikan kerikil. pekerjaan yang sangat berat.

Suatu hari kami pulang sehabis bekerja dan biasanya mereka akan membariskan kami menjadi 5 barisan dan mereka menghitung kami dan setelah selesai menghitung mereka membubarkan kami. kami diperbolehkan mengambil jatah makanan kami dan pergi ke barak. Tapi hari mereka itu terus saja menghitung, mereka tidak membubarkan kami.

Dan setelah beberapa saat sang komandan datang dengan Fraulin nya, ( pacar )
dan kemudian dia berkata "saya akan memberikan para anjing-babi ini pelajaran yang tidak akan pernah mereka lupakan"

pada saat itu 3 tahanan kabur, dan karena hal ini dia memerintahkan bawahannya untuk mengambil orang ke sepuluh dari tiap barisan untuk menerima 25 kali cambukan. dan paman saya berada tepat di depan saya dan jika saya hitung maka paman saya ini akan berada di urutan ke 10 yang tentu akan ditarik untuk dicambuk, maka saya bertukar tempat dengannya, dia adalah lelaki tua yang saya takut dia tidak akan bertahan hidup dicambuk sebanyak itu, saya mengambil tempatnya dan saya yakin dan terpilih sebagai orang nomor 10. dan kami semua dibawa ke tengah lapangan dan dia menyuruh bawahannya untuk membawakan sawhorse.

kamu tau apa itu sawhorse? dan sebundel kayu sepanjang 1 atau 2 setengah kaki panjangnya.
dan inilah apa yang diperintahkannya kepada kami.
kamu tau kan seperti apa bentuk sawhorse? ya?
dia menyuruh kami untuk berjinjit memasukan kaki kami kedalam nya, dan mereka punya satu orang yang akan mengangkat bajumu seperti drum, sambil satu orang lagi bersiap untuk mencambuk.dan kamu harus menghitungnya dengan suara keras sampai 25 cambukan. sangat keras, satu, dua,, tiga dan jika kamu salah hitung, mereka akan mengulangnya dari 1 , jika kaki mu sampai menyentuh tanah, mereka akan mengulang lagi dari 1, jika perut mu menyentuh kayu, mereka mengulang lagi dari satu.

saya urutan nomor 4, orang pertama maju kedepan dan ketika pertama kali mereka mecambuk nya dengan kayu keras itu kamu bisa melihat darah mengalir setelahnya. mereka memukulnya dengan sangat keras, tajam sekali. dan akhirnya dia salah hitung dan sang komandan akan berteriak.  LAGI! LAGI!
dan akhirnya dia pun tumbang. komandan pun menghampirinya dan menendang wajahnya dengan sepatu boot hitamnya dan berkata "AYO BANGUN"  tentu saja dia tidak bisa. kemudian komandan mengeluarkan revolvernya dan menembak kepalanya. membunuhnya.

pacarnya si fraulin menghampiri kemudian memeluk dan menciumnya seolah dia telah melakukan sebuah perbuatan heroik.

Saya nomor 4, dan orang nomor 2 dan 3 sudah mati ditembak karena mereka tidak bisa melanjutkan, mereka harus mengulang lagi terus menerus hingga akhirnya ditembak. dan tibalah giliran saya si nomor 4, kemungkinan sayalah orang paling muda di camp, saya baru berusia 15 setengah tahun waktu itu.
saya berjalan menghampiri sawhorse... dan saya berbicara dengan diri saya sendiri... "ben, ini saatnya, tidak boleh ada kesalahan, jika kamu ingin tetap hidup, kamu harus melakukan apa yang mereka perintahkan. " entahlah, kemungkinan saat itu saya berada dalam keadaan trance karena ketakutan yang amat sangat sehingga tubuh mengkondisikan diri untuk bergerak seperti yang mereka katakan. saya berjinjit, memasukan kaki ke dalam... dan kemudian orang itu mulai mengangkat baju saya dengan kencang, dan satu lagi mulai memukul , dan saya pun mulai berteriak!

EINS!
ZWE!
DRE!
twenty five..... saya berhasil...

orang yang memegang baju saya terdiam, tak ada satupun orang yang percaya seseorang bisa bertahan hidup dari permainan ini. mereka mengharapkan satu orang lagi akan terbunuh dan ketika saya bertahan hidup, dia mengatakan dalam bahasa yiddish "pergilah dan beri hormat kepadanya"

maka saya pun berdiri, darah mengalir dari baju dan sayapun berjalan dan memberi hormat padanya " Danke schoen, Herr Commandant" dan dia menaruh tangan berdarahnya di bahu saya,menarik kerah sehingga memaksa saya untuk berbalik arah menghadap ke orang-orang yang akan segera dipukuli dan saya pun panik dan mulai berpikir "apa yang akan dia lakukan, apa yang harus saya lakukan, apa dia akan menghukum saya karena berhasil bertahan hidup?"

ternyata tidak dia menjadikan saya contoh. dia berteriak " kalian lihat? begitulah cara melakukannya, jika kalian  melakukannya seperti anak muda ini,kalian tidak perlu mengkhawatirkan apapun."
ya tidak perlu mengkhawatirkn apapun, itu kata yang membuat saya lega.
kemudian yang terjadi berikutnya adalah...
3 tahanan yang kabur tertangkap mereka dibawa melewati gerbang, ketiganya berlumuran darah, dan ketika dia melihat itu dia kehilangan minat dengan kami para nomor 10, dan menyuruh kami untuk kembali ke barisan. menyuruh bawahannya mengambil tiang gantungan dan menggantung mereka satu persatu. dan yang kami semua lakukan hanyalah berdiri dan menyaksikan hal tersebut.
mungkin kurang lebih seperti itulah siksaan yang kami terima.

=====

Begitulah kurang lebih kutipan cerita dari Mr. Ben seorang survivor holocaust. ini membuktikan satu hal, kebencian sangat berakibat fatal terhadap kelangsungan hidup damai antar manusia. bahkan sampai hari ini saya pribadi sering melihat orang-orang membenci kelompok tertentu bukan karena alasan logis tapi karena ajaran turun temurun bahwa kelompok orang itu harus dibenci. saya setuju dengan ucapan pak Ben, seorang anak itu tidak layak dibenci atas dosa orang tua atau leluhurnya. karena mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan dosa leluhurnya begitupun yang membenci tidak punya hak untuk membenci karena yang berkonflik adalah antar leluhur mereka dan sebagai keturunannya sangat tidak logis saling membenci satu sama lain. we are human, mempermasalahka perbedaan warna kulit dan agama adalah tembok-tembok pemisah yang diciptakan manusia sendiri.

Tapi realitas berkata sebaliknya, jika saya lihat di dunia nyata, yaitu di indonesia sendiri, sentimen ras dan agama sangat kuat, banyak kelompok yang menghalalkan pembunuhan atas nama Tuhan. jika Tuhan anda tidak sama dengan tuhan saya maka anda layak mati, mungkin begitu istilah yang masih sering terdengar di sini jika sedang terjadi konflik agama.

Indonesia sebagai sebuah negara pernah pula memiliki masa-masa kelam seperti jerman dengan holocaust nya yaitu pembantaian anggota PKI pada era tahun 60an.sampai saat ini tidak pernah ada statement resmi dari pemerintah sendiri mengenai hal ini. sama hal nya seperti holocaust, pembantaian PKI tidak dimulai dengan pembunuhan sadis tapi dengan propaganda para elit pemerintahan dan pemikiran kolektif  tentang kebencian terhadap komunis. dan ketika kebencian bertemu dengan propaganda maka manusia akan kehilangan jati diri nya sebagai manusia. dia tidak lagi menjadi manusia karena ketika dia melihat orang lain yang tidak seperti dirinya maka orang itu bukanlah manusia baginya dan layak untuk dibunuh.

sampai saat ini propaganda Komunis sebagai paham anti-Tuhan terus hidup disini, bahkan ketika dunia internet sudah memasuki indonesia dan secara logika seharusnya orang indonesia itu tahu apa komunis itu yang sebenarnya( bukan berarti saya mendukung komunisme tapi definisi komunis di indonesia secara umum benar-benar kacau ). Tapi seperti yang pak Ben katakan, bahwa kebencian akan selalu tumbuh diantara orang-orang yang bodoh, yang tidak peduli dengan fakta, ignorant, keras kepala dan kolot. dan itulah mayoritas penduduk negara indonesia sebagai negara yang katanya negara dengan penduduk muslim terbesar sekaligus koruptor terbanyak.... miris.

akhir kata, semoga kejadian barbarisme seperti ini tidak pernah terjadi lagi, walaupun saya agak kurang yakin selama masih ada banyak orang-orang ignorant ( selama ada mereka, kebencian akan terus tumbuh subur ) yang terus menerus menabuh genderang perang antar sesama manusia, orang-orang yang beranggapan ras dan agamanya paling benar dan superior sehingga seluruh dunia harus ikut sama seperti mereka. Mungkin manusia membutuhkan sebuah "Teguran Tuhan" yang amat maha dahsyat secara global untuk memberikan "pelajaran" yang sangat berharga bahwa semua manusia itu sama, yang pada saat itu manusia akan saling membantu satu sama lain tanpa memandang lagi ras dan agama nya.

sumber: reddit

edit: beberapa teman setelah membaca tulisan ini ada yang sedikit terguncang di satu sisi dia melihat fakta bahwa betapa kejam dan tidak berprikemanusiaan nya perbuatan genosida ini tapi disisi lain ajaran kelompoknya mengajarkan untuk membenci yahudi. buat saya pribadi melihatnya cukup miris dimana di zaman modern seperti sekarang masih ada orang yang membenci atas dasar diperintah, membenci atas dendam dan kebencian orang-orang jaman dahulu ( kebencian turunan ) . yang lebih miris ada yang mengidolakan hitler atas perbuatannya karena sama2 membenci yahudi dan ada yang mencoba mencari aman dengan percaya kalau bukan hitler lah yang memicu kejadian ini.  untuk orang-orang semacam ini saya hanya bisa bilang "Buka kacamata kuda anda, lihat dengan akal dan pikiran yang sehat bukan dengan prasangka"
Tag : life
0 Komentar untuk "Holocaust, ketika kebencian menguasai manusia"
Back To Top