Trading itu susah ?


Beberapa hari yang lalu akun facebook utama saya di inbox oleh seseoarang yang menanyakan tentang salah satu materi forex yang saya upload di youtube yaitu tentang Basket Trading System. dia bertanya tentang kapan waktu yang tepat untuk OP dengan teknik tersebut. saya jawab dengan singkat "sesi eropa dan setelah big news" dan dia jawab "sesi eropa itu jam berapa ya?".

agak kaget saya membacanya karena hal mendasar seperti sesi perdagangan saja belum tahu tapi sudah otak atik trading system. saya jadi teringat jaman dulu ketika mengajarkan trading ke salah satu teman saya, dia tidak tau tentang hal-hal mendasar seperti membaca trend, dan istilah-istilah dasar dalam market tapi ajaibnya udah pintar deposit dan MC.

Setelah disuruh baca kebanyakan komen nya adalah "ternyata gak semudah teorinya ya" atau " ko susah ya padahal kaya gampang". dan akhirnya satu persatu dari mereka pun mengundurkan diri dari dunia persilatan ini. sebenarnya apa iya forex itu susah? dimana sih susahnya?

Forex itu bisa jadi susah karena satu hal yaitu ekspektasi yang terlalu tinggi di awal terhadap bidang ini. banyak sekali orang yang ketika baru belajar trading tapi ekspektasinya udah terlalu jauh. contohnya baru saja kenal trading tapi mimpinya udah sejuta dollar padahal deponya aja cuma 10 dollar. dengan pemikiran seperti itu dia tidak memperlakukan forex sebagai bisnis tapi sebagai sebuah lampu ajaib aladin yang bisa mengabulkan permintaan dalam sekejap yang tentu saja itu hanya ada dalam mimpi seperti halnya mimpi para trader baru tersebut.

Setelah bermimpi setinggi langit kemudian dilanjutkan dengan menggantungkan harapan terhadap forex padahal statusnya masih belajar. dengan dua mindset ini maka mental seseorang akan terbebani dengan keharusan untuk mengabulkan kedua harapan yang tidak realistis tersebut dan akibatnya adalah trading yang tidak realistis dan tidak terencana dengan baik. overlot dan overtrade adalah salah satu akibat dari mindset yang salah ini.

Orang yang mempunyai 2 mindset seperti ini akan selalu mencari jalan pintas dalam melakukan trading yaitu dengan cara-cara yang dianggapnya cepat mendatangkan kekayaan dan tidak susah seperti mencari-cari trading system holygrail yang anti loss, berguru kepada bermacam-macam master trading yang katanya bisa menjanjikan profit ribuan persen sebulan. dan terus menerus seperti itu berpindah dari satu system ke system lain dari guru satu ke guru yang lain. apakah pada akhirnya trader seperti ini akan menemukan apa yang dia cari? bisa iya bisa tidak, bisa saja dia bertemu dengan guru trader yang memang bisa membimbing ke arah yang benar tapi kebanyakan mereka seumur-umur akan menjadi newbie akan terus belajar statusnya. kalau kata mbah ninja trader " kalau belajar terus kapan nyari duitnya". masalahnya ada di "apa yang dicari", kalau yang dicari adalah lampu aladin yang bisa mengabulkan permintaan terntu tidak akan pernah ketemu karena itu hanya ada di dunia dongeng seperti halnya trading system holygrail.

satu-satu nya orang yang saya pernah dengar langsung mengatakan sistem nya holygrail adalah Didi kemala, salah seorang trader wanita di social media yang sempat terkenal 1 tahun yang lalu. dan ternyata yang dia gunakan adalah inside trading. apa itu inside trade bisa dicari di google, intinya dia trade menggunakan informasi dari jaringan mafia rusia yang menentukan mana stock yang akan turun di sesi pembukaan market. dia sendiri mengakui semua sistem trade forex yang pernah dia pakai gak ada yang sanggup konsisten bahkan dia berkali-kali loss walaupun sudah mempelajari forex sampai ke Rusia, hanya inside trade yang sanggup menjadikan dia trader yang sesungguhnya. dan lucu nya adalah dia mengajari orang indonesia teknikal forex, miris.

Untuk menjadikan trading itu mudah, tahap awalnya adalah dengan menurunkan ekspektasi kamu. ketika mulai belajar niatkan lah untuk belajar jangan dulu bermimpi punya mobil mewah, rumah mewah bermimpilah dulu untuk bisa mengamankan modal dan tidak sampai margin call itu saja dulu yang diasah. jika sudah seperti itu maka otomatis kamu pun tidak akan bergantung di forex karena memang belum bisa digunakan untuk bergantung. dengan begitu trading kamu pun akan lebih santai tidak dibebani khayalan-khayalan profit yang tidak realistis.

Kesalahan lain adalah terlalu berfokus pada teknik,system, indikator, padahal berdasarkan survey terhadap trader-trader sukses teknik hanya berkontribusi sekitar 5-10 persen dari keseluruhan kegiatan trading. sisanya adalah risk management dan emosi. lucu nya kebanyakan orang kebanyakan fokus mempelajari teknik dan jarang sekali trader baru yang mendalami risk management, money management, atau psikologi padahal hal itu sangat krusial dalam menentukan kesuksesan dalam dunia bisnis ini

Dengan membenahi mindset dasarnya makan langkah kedepannya untuk belajar pun jadi lebih mudah dan tenang. dan yang paling penting harus diingat adalah "there's no holygrail, it's a myth" tidak ada sistem trading yang holygrail yang ada adalah trading sistem yang cocok dengan diri kamu sendiri.


Tag : forex
0 Komentar untuk "Trading itu susah ?"
Back To Top