Melatih dan memahami dampak dari trading terhadap emosi


sebelumnya saya tidak ingin terlalu kasar, tapi mari saya mulai dengan mengatakan sesuatu : kamu normal.

kamu adalah manusia, dan sangat besar kemungkinannya bahwa kamu itu normal, bahkan jika kamu berpakaian serba hitam dan mendengarkan lagu black metal, kamu tetap normal. jika kamu melakukan skydiving setiap weekend dan menikmati wisata kuliner makanan eksotik, kamu itu masih normal. jika kamu hobi mengumpulkan batu dan menyukai musik tradisional, kamu normal. bahkan jika kamu sendiri berpikir bahwa kamu ini aneh,eksentrik, atau lain dari yang lain tetap kamu itu manusia yang normal ( sepertinya kamu sudah mulai paham pointnya ya ) dan jika kamu pernah merasakan takut, sakit, senang, cinta atau euphoria kamu itu normal.

Rata-rata trader itu normal, menjadi normal itu tidak apa-apa.. tapi

Normal tidak berfungsi di market

Market memakan kenormalan. market akan menekan seorang trader sampai ke batas kesakitan mereka, batas ketakutan, membuat mereka serakah dan kemudian merampas semua yang pernah mereka miliki. market berhasil menyembelih kenormalan, market memakan kenormalan sebagai sarapan paginya dan akan selau minta tambah.

hal yang normal jika merasakan cemas ketika profit dan kemudian takut profit tersebut akan hilang sehingga buru-buru di close. dan hal yang normal juga untuk menahan floating minus dengan harapan harga akan berbalik menjadi profit. open posisi dengan lot yang lebih besar untuk membalaskan dendam loss sebelumnya juga normal. dan sangat normal juga ketika kamu over-trade dan mengabaikan semua aturan trading system yang kamu buat sendiri sejak lama ketika dalam kondisi emosi yang sakit hanya untuk masuk kembali ke market. Banyak sekali alasan secara psikologis mengapa semua hal diatas normal dan mengapa kita cenderung untuk bersikap seperti ini.. tapi

menjadi Normal tidak berguna di forex

lebih dari beberapa ribu tahun, otak kita telah beradaptasi terhadap lingkungan hidup kita. kita mengembangkan insting dan menurunkannya ke generasi yang selanjutnya. contoh sederhananya begini, sangat umum untuk kita takut dengan ketinggian dan dalam kondisi diatas tempat yg tinggi orang akan cenderung untuk lebih waspada dengan sekelilingnya dan kemungkinan akan sedikit cemas tentang kemungkinan untuk jatuh.

contoh lainnya adalah ingatan menyakitkan, pengalaman terkena minyak panas ketika menggoreng ayam akan menyebabkan kamu untuk lebih berhati-hati ketika memasak. Pengalaman kita di market sebenarnya tidak jauh beda, tapi parahnya, kita memperlakukan resiko dalam market sama dengan emosi ketakutan kita tentang kematian.

saya tidak bercanda disini, psikologi cognitive telah mempelajari bahwa ada titik pusat ketakutan yang sama di otak yang aktif ketika berhubungan dengan bahaya kematian yang ternyata bisa juga dipicu oleh resiko financial dan loss. tidak ada tipe bahaya lain yang mampu mengaktifkan titik tersebut.

ini sebenarnya masuk akal jika kamu pikir lebih dalam lagi. Selama hidup, kita punya 1 gagasan yang sama yang ditanamkan dalam kepala kita: "tanpa uang hidup kita akan suram dan penuh dengan rasa sakit dan penderitaan"

mengapa trading sangat membuat stress?

orang tua kita mendidik kita untuk menjadi sukses sehingga kita tidak akan berkakhir di jalanan menjadi gembel. diberita kita sering melihat kriminal yang miskin dan dihukum penjara seumur hidup karena menusuk seseorang hanya karena urusan uang yang tidak seberapa. dalam keseluruhan sejarah financial manusia, yang dimulai dari sistem barter, berdagang sampai ke sistem kapitalisme global telah membentuk pola pikir otak manusia untuk menyamakan kegagalan finansial sama dengan kesakitan dan kematian.

jadi, masih heran kenapa trading itu bikin stress?

banyak sekali yang dilakukan oleh tubuhmu ketika dalam kondisi panik dan takut. ketika stress dan kecemasan kematian menjalar system, tubuhmu akan mengalirkan darah langsung ke otot dan sistem peredaran darah. kamu harus bersykurlah hal tersebut terjadi, sehingga jika suatu hari kamu bertemu dengan harimau di hutan atau apapun yang membahayakan, kamu akan berterima kasih kepada kedua kakimu dan jantungmu yang berdetak lebih cepat sehingga membuatmu bisa berlari lebih cepat dari yang biasa kamu lakukan karena kamu sedang lari mencari tempat yang aman.

tapi sayangnya hal ini tidak akan menolong kamu ketika trading, dan dengan pertimbangan bahwa tubuh kamu butuh pasokan darah extra ketika dalam kondisi ini maka tempat seperti otakmu akan mulai kekurangan tenaga untuk berpikir dengan tajam dan rasional. mungkin kamu pernah mengalami hal ini: pernah merasa kaku ketika melihat harga bergerak berlawanan dengan posisimu dengan sangat cepat? atau setelah trading dengan penuh emosi dan loss, pernahkah kamu coba berhenti dan bertanya kenapa kamu seperti orang linglung dan tidak bisa melihat signal / analisa yang benar yang sebenarnya ada didepan mata? inilah kenapa mengendalikan emosi dan mengetahui penyebab emosi sangat penting. inilah kenapa kita, sebagai trader harus bisa melawan "kenormalan" kita jika kita ingin maju.

sekarang mungkin kamu akan berpikir:"bagaimana caranya kita bisa mengubah sesuatu yang dilakukan otak jika semua itu adalah bagian dari perubahan genetik? jawabannya tidak simpel, ada sedikit kemungkinan bahwa kamu tidak terlahir sebagai bagian dari < 1% populasi manusia yang tidak bisa secara alami mengabaikan emosi "normal" itu ketika trading. tapi jika kamu tidak seberuntung itu selalu ada harapan. kamu hanya perlu menghabiskan waktu berusaha memahami dirimu sendiri, pemicu emosimu, dan bagaimana memisahkan trading dari emosi.

menjadi seorang trader profesional adalah sebuah gaya hidup, dan pondasi dari gaya hidup ini adalah keteraturan harian, disiplin dan fokus. jika kamu tidak bisa mempercayai dirimu sendiri untuk mengikuti rutinitas harian ( seperti olahraga misalnya ) maka bagaimana kamu bisa berharap untuk mepercayai dirimu sendiri ketika berhadapan dengan resiko financial, berpacu adrenalin dengan chart, semua terjadi bersamaan dengan ketakutan kematian menjalar di otakmu?

jadi mari kita mulai berusaha dari diri sendiri, dan saya berbicara tentang hal yang paling mendasar disini: Berolahraga dan Tetap sehat. kita harus membentuk pondasi yang solid sebelum kita mengambil resiko yang lebih besar, dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk memulai selain tubuh kita. tahap ini tidak bisa berdiri sendiri sebagai kunci sukses tapi bisa membantu membentuk pondasi disiplin dan pada akhirnya akan membantumu dalam kedisiplinan trading dengan kamu mempraktekan pengulangan yang sama dan kemampuan untuk konsisten terhadap rutinitas terhadap kegiatan trading harianmu.

kabar baiknya saya sendiri bukan penggila olahraga, saya tidak akan mengkhotbahi kamu tentang lemak yang lebih dari 6% itu memalukan, tidak tenang saja. jujur saja saya tidak berpikir kamu butuh tubuh yang fit, atau tubuh sixpack untuk bisa bertading dengan baik. yang penting adalah kamu mencoba untuk meningkatkan kualitas dirimu, dan selagi kamu mencobanya bahkan jika itu hanya langkah kecil saja, kamu akan menyadari perubahan dalam banyak aspek dalam hidupmu. jadi kamu tidak perlu kehilangan banyak dengan melakukan ini bahkan jika seandainya kamu gagal jadi trader.

Pemanasan sebelum memulai hari

hal yang sangat bagus untuk membiarkan tubuh bergerak dengan beraktifitas. hal itu meningkatkan kadar oksigen didalam aliran darahmu, dan akan benar-benar membangunkanmu jika kamu gampang mengantuk. sebelum duduk didepan komputer untuk trading, pergilah keluar dan lari-lari kecil keliling komplek, tidak usah terlalu lama, bahkan hanya 5 menit saja sudah cukup untuk menaikan detak jantungmu.

kita tidak sedang berbicara tentang latihan marathon disini, maksud saya jika saya ingin berbicara berdasarkan buku dan mengambil kata-kata bijak para trainer kebugaran, target idealnya untuk membuat jantung "berolahraga" adalah minimal 30 menit sekali jalan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. tapi saya tidak meminta kamu untuk melakukan hal itu, fokus dengan langkah kecil terlebih dahulu dan mulai dengan taret 5 menit joging setiap pagi. hal ini untuk mempermudah kegiatan rutin ini dimasukan kedalam rutinitas pagi mu sehari-hari sehingga kamu tidak perlu merencanakan terlalu rumit untuk bangung lebih pagi misalnya. kebanyakan orang bisa menambahkan 5 menit dari waktu pagi nya untuk joging disekitar rumah, atau bisa berlari kecil ketika akan berangkat kerja menuju stasiun kereta misalnya atau mungkin jika masih belum sempat juga parkirkan mobil lebih jauh dari tempat kamu biasa parkir sehingga kamu bisa sedikit berlari ke kantor.

jika kamu tinggal di tempat yang tidak memungkinkan untuk lari pagi keliling komplek, bisa disiasati dengan mengganti lari pagi tersebut dengan skipping. pergi ke toko dan beli tali untuk skipping jump, gak terlalu mahal pastinya dan jika dihitung hitung harga tali tersebut merupakan cara termurah untuk membuat darahmu mengalir dengan lancar tanpa harus keluar rumah. saya menggunakannya juga dirumah ketika sedang tidak memungkinkan untuk lari pagi entah karena cuaca yang tidak memungkinkan atau karena sedang datang virus malasnya.

jika kamu penikmat kopi, minumlah 1 gelas pertama SEBELUM melakukan apapun yang membutuhkan pemikiran yang fokus dan kritis ( seperti trading ). minumlah kopi hanya jika kamu sedang santai sambil membaca koran atau menonton berita pagi. jadikan ini sebagai persiapan kamu untuk memulai hari, jangan dilakukan ketika kamu sedang dibawah tekanan ( pasokan caffeine ketika ditengah-tengah pengambilan keputusan OP bukan pilihan yang baik ) kopi menyebabkan informasi yang disampaikan ke otak menjadi diperlambat sehingga pikiran bisa lebih rileks jadi bayangkan jika kamu analisa chart tapi otakmu masih loading, tidak bagus. biarkan kopi pagimu memasuki tubuhmu dan merasakan nikmatnya caffeine sebelum melakukan segala keputusan financial apapun.

beberapa maniak kesehatan sering berceramah tentang pentingnya untuk berhenti minum kopi sepenuhnya jika dengan menjalani program diet karena minum kopi bisa menyebabkan masalah kulit, kecemasan,masalah tidur dll, tapi saya bukan maniak kesehatan dan suka juga sesekali minum kopi dan rasanya tidak ada salahnya untuk tetap dilakukan asalkan tepat waktunya.

Peregangan tubuh:

jika kamu seperti saya yang menghabiskan waktu seharian duduk didepan komputer atau sering duduk ketika bekerja, ada berita buruk. tubuh kita tidak didesign untuk melakukan hal itu, dan kemajuan teknologi selama ratusan tahun terakhir telah memaksa pekerja di kota-kota besar untuk mengurangi aktivitas fisik selama bekerja dan hampir semua bisa dilakukan hanya dengan duduk di meja kerja dan semua itu tidak cocok dengan design tubuh kita.

langkah pertama adalah cukup dengan berdiri dan meregangkan tubuh seperti biasa. setidaknya satu jam sekali untuk setiap jam yang kamu habiskan didepan komputer. idealnya kamu harus melakukan peregangan yang lebih intense dan berjalan setiap 20 menit, tapi saya tau itu terlalu berat ketika kamu harus duduk dan fokus bekerja.

untuk mempermudahnya, saya mencoba untuk bergerak sesering mungkin entah itu untuk mengambil minum, ke kamar mandi, ngobrol dengan rekan kerja dll yang penting bisa berdiri dan bergerak dari depan meja komputer sesering mungkin. dengan begitu kita tidak perlu menghitung setiap satu jam sekali, kita bergerak karena kita memang harus gerak.

efek samping dari melakukan rutinitas ini adalah kesehatan mata. sangat dianjurkan untuk memfokuskan mata kita ke objek lain selain layar komputer setiap 20 menit atau lebih, kalau tidak matamu akan cepat lelah. jika saat ini kamu merasa matamu tidak ada masalah, saya beri kamu berita buruk, ada kemungkinan suatu hari kamu akan mengalami yang namanya CVS
http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_vision_syndrome

maka cobalah set alarm di jam tangan atau handphone mu untuk
tetap disiplin dengan rutinitas baru ini dan terus konsisten.

INGAT: ini bukan hanya tentang peregangan tubuh, ini juga merupakan cara latihan mengikuti rutinitas yang simpel. membangun kekuatan untuk melawan jiwa malas yang nempel jauh didalam dirimu ( semua orang punya jiwa ini )

Latihan tubuh yang lebih berat di akhir hari.

jadi ceritanya kamu sudah trading atau bekerja seharian dan saat ini waktunya untuk sedikit berkeringat.

latihan tubuh atau olahraga bisa jadi salah satu cara termudah untuk melawan stress. menekan tubuhmu lebih kuat,membentuk otot dll menghasilan pembakaran kimia seperti cortisol dan norepinephrine yang merupakan zat kimia penyebab stress. dan juga berolahraga menghasilkan endorphine secara alamiah dari dalam tubuh, menyeimbangkan dopamine dan serotonin di otak, dan hasilnya adalah perasaan aman,kecemasan yang rendah, dan mengurangi stress.

seperti yang sudah saya bilang tadi, saya bukan maniak kesehatan atau penggila olahraga, saya tidak menyuruhmu untuk menjadi seorang binaraga seperti arnold schwarzeneger yang bodi nya sudah berpack pack ( waktu jaman terminator ya bukan sekarang :p )

tapi, disini saya ingin kamu sedikit menekan dirimu sedikit lebih keras daripada kegiatan joging dipagi hari tadi. mungkin kamu bisa ikut membership gym, atau beli dvd workout atau apapun yang penting lakukan yang lebih keras dari sebelumnya. dan kamu pun tak perlu secara saklek selalu olahraga dulu setiap habis trading ( diatur saja semampunya ). tapi saya sangat menyarankan untuk berolahraga yang agak lebih berat setelah kamu mengalami frustasi atau stress menghadapi market. olahraga tuh jalur yang sangat cocok untuk membuang perasaan frustasi dan stress. jauh lebih sehat dibanding kamu memendam frustasi dan stress tersebut sendirian dan kemudian kamu lampiaskan secara tiba-tiba kepada orang disekitarmu.

sekali lagi, kamu tidak perlu jadi binaraga, saya tidak menyarankan setiap trader itu harus jadi maniak gym. bahkan sesuatu yang simpel seperti pemanasan yang sebelumnya saya bilang ( joging keliling komplek ) ditambah dengan beberapa kali push-up dan sit-ups di dalam rumah bisa menjadi awal yang bagus untuk memulai

saya tekankan lagi: kita melakukan ini bukan hanya untuk kesehatan fisik, tapi untuk membangun kedislipinan dalam mengikutin rutinitas.

Diet:

ini agak sedikit rumit, karena tidak semua orang suka diet atau menyukai makanan satu makanan daripada yang lain. tapi dasarnya adalah : jika kamu sekarang lebih sering memakan makanan yang tidak sehat, sebaiknya kamu mulai diet.

jika kamu selalu mengisi perutmu dengan fast food seharian, kamu akan merasa seperti sampah, dan ini akan terlihat dari keputusan op kamu di trading dan kapasitas mental. mungkin kamu sudah pernah dengar ini sebelumnya : BERI MAKAN OTAKMU!!

atlit professional akan melakukan diet dengan serius, dan trader professional seharusnya juga sama. saya tidak mengatakan kamu harus diet ketat seperti mereka bahkan saya sendiri sangat suka dengan makanan berlemak,gorengan,kolesterol,dll jadi tidak apa-apa untuk tetap memakan makanan favoritmu itu sekali-kali. idenya disini adalah jangan berlebihan.

secara personal saya suka makanan berprotein tinggi ( ayam, tuna, salmon, telur...dkk ) karbo rendah, dan makanan hijau ( bayam itu nikmat gan) selama hari kerja ( senin-jum'at ) dan saya akan menyantap makanan "tidak sehat " nya selama weekend. saya suka makan, dan saya sendiri tidak suka dilarang-larang makan makanan kesukaan saya, tapi saya sadar selama hari kerja ( trading ) saya harus fokus memakan makanan yang benar, sehat dan merasa enak.

sebelum kamu mulai sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki kondisi tubuh yang tidak memungkinkan untuk diet.

semoga bermanfaat
Tag : forex
0 Komentar untuk "Melatih dan memahami dampak dari trading terhadap emosi"
Back To Top