Fenomena Scalper forex


Scalper
Sekitar 2 hari belakangan ini account facebook khusus forex saya diramaikan dengan berita baru tentang sebuah pelatihan forex premium yang bertema scalping. menjadi ramai dibicarakan karena yang mengiklankan nya adalah orang-orang yang juga bergelut dibidang pelatihan forex berbayar juga yang kebetulan saya berteman dengan beliau-beliau ini karena pernah kebetulan bertemu di acara workshop pertengahan bulan lalu.

Yang membuat saya ingin menulis ini karena entah kenapa pikiran saya jadi flashback ke beberapa tahun kebelakang ketika saya pun terlena dengan hal serupa, sebuah pelatihan forex berbayar dengan tema scalper yang menjanjikan mimpi profit tinggi dan minim resiko. pada waktu itu pun pola yang didengung-dengungkan sama, memamerkan screenshoot profit ratusan dollar, menamakan dirinya master dalam teknik scalping yang sudah bertahun-tahun, memiliki testimoni dari beberapa orang-orang dekatnya dan lain-lain.

Tapi bukan berarti pelatihan forex yang beakangan saya lihat itu akan berakhir sama dengan yang dahulu kala pernah saya ikuti, bisa saja mungkin akan berakhir sukses dengan melahirkan scalper-scalper handal yang bisa menghasilkan profit yang sama dengan yang dijanjikan. Amin

Tapi pandangan pribadi saya terhadap teknik scalping dalam forex market adalah teknik yang merepotkan dan bikin stress otak. karena dalam scalping itu kita diharuskan mengambil keputusan yang cepat dengan timeframe yang pendek dan TP yang berkisar 5 pip. karena target pendek ini maka biasanya scalper akan menaikan lot nya menjadi lot yang agak diluar logika, bisa mencapai puluhan bahkan ratusan lot dengan target 5 pip. Hasilnya tentu adalah profit yang berlimpah dalam jangka waktu yang singkat. saya masih ingat dulu di doktrin bahwa dengan scapling tradng gak perlu lama-lama cukup maksimal 1 jam sehari sudah dapat profit ratusan dollar. apa itu mungkin ? sangat mungkin karena saya sudah membuktikannya sendiri bisa dapat profit besar dalam waktu singkat. tapi seperti halnya hukum alam sesuatu yang didapatkan dengan instan dan cepat biasanya akan hilang juga dalam waktu yang cepat. itu lah yang terjadi dengan teknik scalping, karena lot besar target pendek dan tanpa SL maka terkadang ketika harga berlawanan arah dalam waktu cepat ( spike ) maka secepat itu pula dana kita akan disumbangkan ke broker.

Pengalaman saya scalping dengan dana 200 dollar dulu lenyap hanya dalam waktu kurang dari satu jam semuanya gara-gara ada lonjakan harga "hanya" 30an pip di USDJPY dan karena lot nya irasional maka lenyaplah sudah profit saya hari itu dalam sekejap.

Apa itu berarti teknik scaping itu buruk? Bisa ya bisa tidak, tergantung orangnya. scalping tidak cocok untuk orang yang tidak bisa berpikir cepat dan tidak bisa menerima resiko besar dalam waktu singkat, scalper cocok untuk orang yang terbiasa berpikir cepat dan tidak akan down ketika dirinya MC. Sepengetahuan saya, saya tidak pernah bertemu dengan trader forex yang bertahan lama lebih dari 5 tahun hanya dengan teknik scalping, saya belum pernah bertemu dengan trader yang sudah ber-trading for living dengan teknik scalping. kenapa 5 tahun? karena kalau kata Bill Gates sang pendiri microsoft sebuah bisnis itu bisa dikatakan bagus jika bisa bertahan hidup dan stabil minimal 5 tahun. rata-rata trader yang sudah mapan itu pasti menggunakan trade long-term sebagai strategi utamanya. tapi mungkin saja ada diluar sana scalper yang memang bener-bener sukses yang saya tidak kenal.


Tag : forex
1 Komentar untuk "Fenomena Scalper forex"
Back To Top