Apa itu stock market? Part 1


Pengertian
stock market atau pasar saham adalah, market yang membagi saham public dari beberapa perusahaan public yang diterbitkan dan diperdagangkan baik melalui exchanges atau melalui over-the-counter market. Juga dikenal dengan equity market, stock market adalah salah satu komponen utama dalam ekomi pasar bebas, yang menyediakan akses modal bagi perusahaan dengan kompensasi pemberian sedikit kepemilikan perushaan kepada para investor. dalam stock market dimungkinkan untuk mengembangkan sedikit uang menjadi lebih banyak, dan menjadi kaya tanpa mengambil resiko memulai bisnis baru atau berkorban yang terlalu banyak yang biasanya mengiringi sebuah karir berpendapatan tinggi.

Stock market memungkinkan para investor berpartisipasi dalam pencapaian finansial sebuah perusahaan yang sahamnya mereka pegang. Ketika perusahaan itu mendapatkan keuntungan, investor stock market menghasilkan uang melalui pembagian keuntungan yang dilakukan perusahaan sebagai balas jasa atas penjualan saham mereka yang pada akhirnya menghasilkan profit yang disebut penambahan modal. Tapi ada kalanya terjadi kemunduran yang menyebabkan investor kehilangan uang, hal ini terjadi jika saham perusahaan yang mereka pegang kehilangan uang atau mengalami kerugian, harga stock nya mengalami penurunan dan investor menjual stocknya dalam keadaan rugi ( loss ).

stock market bisa dibagi menjadi 2 bagian utama : Primary market dan secondary market, Primari market adalah ketika saham yang terjual ketika diterbitkan pertama kali melalui sebuah IPO ( initial public offerings ). investort institusional biasanya adalah pembeli saham jenis ini yang dibeli melalui Bank invetasi. dan semua kegiatan trading yang terjadi setelah itu disebut dengan secondary market dimana ketika partisipan dari penjual dan pembeli saham tersebut terdiri dari institutional dan individual investor.

stock diperjualbelikan melalui exchanges. ada 2 stock exchanges terbesar di Amerika yaitu New York Stock Exchanges yang pertama kali berdiri tahun 1792, dan Nasdaq yang berdiri pada tahun 1971. Saat ini, kebanyakan perdagangan stock market dilakukan secara elektronik, dan bahkan stock atau saham nya sendiri seringkali berbentuk virtual, bukan lagi berbentuk sertifikat fisik.

Bagaimana Stock market bekerja

Untuk para investor baru, stock market akan seperti sebuah judi yang resmi. "bapak-bapak ibu-ibu, silahkan tempatkan taruhan anda!" mereka secara acak memilih stock berdasarkan feeling dan insting keberanian. jika harga stock yang dipilih naik --- gak peduli kenapa naik--- kamu menang! jika harganya turun, kamu kalah!" bukan kah seperti itu caranya orang-orang menjadi kaya dalam era dot-com saat ini --- dan juga alasan banyak orang kehilangan pakaian nya ( tidak perlu disebut tabungan pensiunnya ) dalam resesi yang terjadi terakhir kali?

Tidak sepenuhnya benar seperti itu, tapi sayangnya seperti itulah kebanyakan investor baru pikirkan mengenai stock market--- sebagai sebuah kendaraan investasi jangka pendek yang bisa saja memberikan mereka uang yang banyak atau loss yang menghancurkan hidup mereka---. dengan sikap seperti itu stock market sebagai sebuah investasi yang reliable tidak lebih dari sebuah roulete game. Tapi semakin kamu belajar tentang stocks, dan semakin kamu mengerti tentang inti utama dari investasi stocks market, akan semakin baik dan pintar juga kamu dalam memanage uangmu.

Stocks market bisa jadi menyebalkan dan mengitimidasi dirimu, tapi dengan sedikit informasi bisa mengurangi ketakutanmu. mari kita mulai dengan definisi sederhana. Pembagian sebuah stocks secara harfiah adalah pembagian kepemilikan sebuah perusahaan. ketika kamu membeli stock sebuah perusahaan kamu berhak atas sedikit aset dan pendapatan yang didapatkan oleh perusahaan itu. aset-aset ini meliputi apapun yang dimiliki oleh perusahaan seperti bangungan, alat-alat, merek dagang dll. dan pendapatan ini berasal dari semua uang yang dihasilkan perusahaan dari penjualan produk dan jasanya.

mengapa sebuah perusahaan itu mau membagi aset dan pendapatan mereka dengan public secara umum? karena perusahaan butuh uang tentunya. perusahaan hanya punya 2 cara dalam mendapatkan tambahan uang untuk menutupi biaya awal operasional atau pengembangan bisnis. 2 hal itu bisa dari meminjam uang ( dikenal dengan hutang financial ) atau menjual stocks ( dikenal dengan equity financing )
kerugian dari meminjam uang adalah perusahaan harus membayar hutang tersebut dengan ditambah bunga. dengan menjual stock perusahaan akan mendapatkan uang tanpa banyak syarat. tak ada bunga yang harus dibayar, dan bahkan tak ada beban kewajiban untuk mengembalikan semua uang tersebut sama sekali. bahkan dalam equity financing resiko bisnis dibagi-bagi diantara pemegang saham/stocks. jika perusahaan gagal, pemilik perusahaan tidak kehilangan semua uang mereka, mereka kehilangan ribuan dollar dari uang orang lain yang diinvestasikan diperusahaannya.

mungkin cara terbaik untuk menjelaskan bagaimana stocks dan stocks market bekerja melalui sebuah contoh real. dalam hal ini saya akan mencontohkan sebuah perusahaan pizza imaginer untuk membantu memahami prinsip dasar dibalik aksi penjualan dan pembelian stocks.

Penjualan Saham

.Katakanlah kamu dari dulu bermimpi membuka sebuah restoran pizza, kamu sangat suka pizza, dan kamu sudah berhitung untuk mencari tau berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk membuka sebuah bisnis gerai pizza dan berapa banyak uang yang bisa kamu dapatkan setiap tahunnya dari keuntungan bersih. Bangunan dan peralatan seharga total 5 Milyar sebagai modal awal, dan biaya tahunan ( bahan-bahan masakan, gaji karyawan, tagihan ) tambahan sebesar 2,5 Milyar. dengan pendapatan tahunan sebesar 3,25 Milyar, maka pendapatan bersih tahunan kamu sebesar 750 juta pertahun. cukup besar kan?

Satu-satunya masalah adalah kamu tidak punya uang 7,5 Milyar ( bangungan + peralatan + biaya rutin ) cash untuk menutupi semua biaya tersebut. kamu bisa saja melakukan pinjaman, tapi itu berarti kamu harus siap membayar bunganya. Tapi bagaimana kalau kamu mencari investor yang mau memberikan uangnya kepadamu dengan timbal balik pembagian kepemilikan dari restoran milikmu itu?

ini adalah logika sederhana yang digunakan perusahaan ketika mereka memutuskan untuk menerbitkan saham kepada investor private atau publik. Mereka para investor percaya bahwa perusahaan akan cukup mendapatkan banyak keuntungan sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan juga. dalam kasus seperti ini, jika investor membayar 7,5 milyar untuk saham restoran pizza, maka mereka mengharapka akan mendapatkan keuntungan setidaknya 750 juta pertahun. atau setara dengan 10 persen keuntungan.

sebagai pemilik restoran kamu bisa menentukan harga stock awal perusahaan dan juga jumlah saham yang akan kamu terbitkan atau jual. menariknya harga dari bisnis pizza ini tidak harus selalu berkorelasi dengan aset yang dimiliki atau kondisi keuntungan perusahaan pada saat itu..kamu bisa saja menentukan harganya sehingga harga tersebut merefleksikan nilai dari investasi tersebut di masa depan. sebagai contoh, jika kamu menentukan harga 7,5 milyar, investor akan mengharapkan setidaknya 10 persen keuntungan. tapi jika kamu menentukan harga dua kalinya yaitu 15 Milyar, investor akan cukup mendapatkan 5 persen keuntungan.

jika kamu menerbitkan banyak saham, hal itu akan menurunkan nilai dari setiap saham individual, mungkin bisa jadi strategi untuk menarik investor yang mempunyai dana tidak terlalu besar. Pertimbangan lainnya adalah kepemilikan. Setiap orang yang membeli saham perusahaan pada dasarnya ikut memiliki sebagian dari perusahaan dan mempunyai hak bicara dalam menentukan bagaimana perusahan akan dijalankan. Kita akan bahas lebih mendalam nanti tentang pemegang saham di artikel part berikutnya, tapi untuk saat ini sangat penting untuk mengerti bahwa sebagai pemilik, kamu bisa saja membeli sendiri sebagian besar dari saham yang tersedia sehingga kamu bisa mengontrol perusahaan sebagai pemilik saham terbanyak, kita juga akan bahas ini nanti. part selanjutnya kita akan bahas tentang stock exchanges-- tempat transaksi dimana perusahaan-perusahaan besar dunia menjual sahamnya dalam nilai jutaan perhari. 

Part 2






Tag : stocks
0 Komentar untuk "Apa itu stock market? Part 1"
Back To Top